BRImo
Jakarta — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatatkan pertumbuhan positif pengguna Aplikasi BRImo mencapai 42,7 juta user per Juni 2025.
Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 7,5 juta user dibandingkan periode yang sama tahun lalu, atau meningkat 21,2 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan peningkatan ini menandakan semakin kuatnya adopsi layanan digital BRI oleh masyarakat Indonesia, seiring dengan pergeseran preferensi nasabah ke layanan perbankan yang lebih cepat, mudah, dan aman.
Hery juga menyebut bahwa pertumbuhan BRImo mencerminkan keberhasilan BRI dalam merespons kebutuhan nasabah di era digital.
Baca juga: AgenBRILink Bukukan Volume Transaksi Rp843 Triliun dalam 6 Bulan
“BRImo bukan sekadar mobile banking, tapi telah menjadi super apps yang terintegrasi dengan berbagai layanan keuangan, mulai dari transaksi sehari-hari, pembukaan rekening digital, hingga fitur investasi dan pembayaran tagihan. Inovasi yang kami hadirkan bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah dalam mengakses layanan perbankan kapan saja dan di mana saja untuk mencapai tujuan menjadi universal banking,” ujar Hery dikutip 23 Juli 2025.
BRI juga terus melakukan pengembangan fitur dan peningkatan user experience di BRImo agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan nasabah.
Baca juga: BRI Dukung Kopdes Merah Putih, Ini Skema Kredit dan Strateginya
Di tengah tren digitalisasi yang makin masif, BRImo menjadi tulang punggung utama BRI dalam menyediakan layanan keuangan yang efisien dan mudah dijangkau oleh berbagai segmen masyarakat. Mulai dari pembayaran QRIS, transfer antarbank, hingga pembelian produk investasi seperti SBN dan reksa dana, seluruhnya dapat dilakukan dalam satu aplikasi terpadu.
“Melalui strategi digital yang adaptif dan customer-centric, BRI optimistis pertumbuhan BRImo akan terus berlanjut. Ke depan, BRI berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem digitalnya dengan mengembangkan fitur-fitur inovatif, memperluas integrasi dengan mitra strategis, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi digital,” pungkas Hery. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More
Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More
Poin Penting Dedi Mulyadi ajukan pinjaman daerah Rp2 triliun akibat kapasitas fiskal Jabar turun hampir… Read More
Poin Penting Bank Panin mencatatkan laba bersih Rp2,87 triliun, naik tipis 0,13 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting BNI siapkan uang tunai Rp23,97 triliun untuk kebutuhan transaksi Ramadan dan Lebaran 2026… Read More