Categories: News UpdatePerbankan

Pengesahan Akulaku Sebagai Pengendali Bank Neo Ditunda Gara-Gara Ini!

Jakarta – PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dalam rapat tersebut diagendakan untuk mengesahkan PT Akulaku Silvrr Indonesia (Akulaku) sebagai pengendali Bank Neo Commerce.

Hal ini juga sesuai dengan dengan peraturan perundang-undangan tentang pengambilalihan yang diatur dalam  Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.41/POJK.03/2019 tentang Penggabungan, Peleburan, Pengambilalihan, Integrasi dan Konversi Bank Umum.

Namun, pengesahan ini harus tertunda karena RUPSL belum mencapai kuorum. Asal tahu saja, Kuorum yang dibutuhkan untuk mengesahkan status pengendali ini adalah 75%, sedangkan dalam rapat yang kemarin berlangsung dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 73,47%, hanya kurang 1,53%. 

Direktur Utama Bank Neo Commerce, Tjandra Gunawan pun menjelaskan, bahwa RUPSLB yang diadakan belum kuorum, sehingga pengesahan PT Akulaku Silvrr Indonesia sebagai pengendali BNC harus ditunda sampai RUPSLB lanjutan yang akan diadakan pada awal Oktober.

“Kami sangat berterima kasih kepada publik, rekan-rekan media, dan para pemegang saham yang sudah mengikuti rapat ini, dan kami berharap pengesahan ini akan segera terjadi di RUPSLB selanjutnya,” ujar Tjandra seperti dikutip Selasa, 21 September 2021.

Sebelumnya, per 26 Juli 2021 perseroan telah mendapatkan izin dari OJK dengan nomor SR-16/PB.1/2021 perihal Rencana Pengambilalihan Saham PT Bank Neo Commerce Tbk. oleh PT Akulaku Silvrr Indonesia. (*)

 

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

5 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

6 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

6 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

7 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

7 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

7 hours ago