Oleh Babay Parid Wazdi
SEJAUH ini kita mengenal UMKM sebagai salah satu usaha yang kerap dikaitkan dengan kemampuannya bertahan di situasi ekonomi sulit atau bahkan di saat krisis. Tidak berlebihan kiranya kita mengatakan seperti itu kepada UMKM, dalam hal ini pelaku UMKM. Itu mengingat, sebagai motor penggerak ekonomi, UMKM memberikan kontribusi yang besar terhadap pembentukan produk domestik bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja.
Kendati demikian, bukan berarti bahwa menjalankan UMKM tidak memiliki risiko. Tak ubahnya pelaku usaha besar, pelaku UMKM juga dihadapkan pada sejumlah ketidakpastian, yang pada dasarnya akan sangat menentukan bagaimana pelaku UMKM menghadapi tantangan ekonomi agar mampu bertahan di tengah ketidakpastian dan tekanan.
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More