Oleh Babay Parid Wazdi
SEJAUH ini kita mengenal UMKM sebagai salah satu usaha yang kerap dikaitkan dengan kemampuannya bertahan di situasi ekonomi sulit atau bahkan di saat krisis. Tidak berlebihan kiranya kita mengatakan seperti itu kepada UMKM, dalam hal ini pelaku UMKM. Itu mengingat, sebagai motor penggerak ekonomi, UMKM memberikan kontribusi yang besar terhadap pembentukan produk domestik bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja.
Kendati demikian, bukan berarti bahwa menjalankan UMKM tidak memiliki risiko. Tak ubahnya pelaku usaha besar, pelaku UMKM juga dihadapkan pada sejumlah ketidakpastian, yang pada dasarnya akan sangat menentukan bagaimana pelaku UMKM menghadapi tantangan ekonomi agar mampu bertahan di tengah ketidakpastian dan tekanan.
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More