News Update

Pengembang Masih Andalkan Dana Pribadi Untuk Bangun Properti Residensial

Jakarta – Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia (BI) pada triwulan II-2018 menunjukkan bahwa pembiayaan pembangunan properti residensial oleh pengembang masih bersumber dari nonperbankan. Artinya, dana internal perusahaan masih menjadi sumber utama bagi pengembang dalam pembangunan properti residensial.

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Direktur Departemen Statistik BI, Gantiah Wuryandani di Gedung BI, Jakarta, Kamis, 9 Agustus 2018. Menurutnya, pada triwulan II-2018, rata-rata penggunaan dana internal pengembang untuk pembangunan properti residensial tercatat mencapai 58,11 persen, kemudian dari pinjaman perbankan hanya 32,69 persen.

“Untuk pembayaran dari konsumen sebesar 7,35 persem. Berdasarkan komposisi dana internal, porsi terbesar berasal dari laba ditahan dan modal disetor,” ujar Gantiah.

Baca juga: BI Sebut Tingginya Bunga KPR Picu Penjualan Properti Residensial Menurun

Sementara dari sisi konsumen, kata dia, fasilitas KPR tetap menjadi sumber pembiayaan utama bagi konsumen dalam melakukan pembelian properti residensial. Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen (75,21 persen) menggunakan fasilitas KPR untuk membeli properti residensial, sebanyak 16,13 persen dengan tunai bertahap dan 8,66 persen tunai.

“Sebanyak 75,21 persen konsumen masih menggunakan fasilitas KPR sebagai fasilitas utama untuk pembelian properti residensial,” ucapnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, pada triwulan II-2018, volume penjualan properti residensial tercatat minus 0,08 persen (qtq), lebih rendah dibandingkan dengan 10,55 persen (qtq) pada triwulan sebelumnya. Penurunan penjualan properti residensial disebabkan oleh penurunan penjualan pada rumah tipe menengah dan rumah tipe besar. Sementara itu, penjualan rumah tipe kecil meningkat. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

9 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

9 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

9 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

10 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

11 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

11 hours ago