Moneter dan Fiskal

Penerimaan Pajak Turun 5,1 Persen per Agustus 2025 Hanya Capai Rp1.135,4 Triliun

Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penerimaan pajak hingga Agustus 2025 sebesar Rp1.135,4 triliun atau 54,7 persen dari outlook APBN 2025.

Angka tersebut terkoreksi cukup dalam yakni sebesar 5,1 persen bila dibandingkan periode sama tahun 2024 yang waktu itu mencapai Rp1.196,5 triliun.

“Pajak adalah 54,7 persen tidak terlalu jauh dari average (rata-rata),” ujar Wakil Menteri Keuangan, Anggito Abimanyu dalam APBN KiTa, Senin, 22 September 2025.

Baca juga: APBN Defisit Rp321,6 Triliun, Purbaya Minta Percepatan Belanja Pemerintah

Anggito melaporkan, penerimaan negara secara keseluruhan hingga akhir Agustus 2025 mencapai Rp1.638,7 triliun atau 57,2 persen dari outlook APBN 2025 atau terkontraksi 7,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kemudian, penerimaan perpajakan secara tercatat sebesar Rp1.330,4 triliun atau 55,7 persen dari outlook APBN 2025, angka ini turun 3,6 persen dibandingkan realisasi tahun lalu.

Dari sisi Kapabeanan dan Cukai menyumbang Rp194,9 triliun naik 6,4 persen atau sekitar 62,8 persen dari outlook APBN.

Baca juga: Ini Tanggapan BSI usai Dapat Kucuran Dana Rp10 Triliun dari Pemerintah

Sementara itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp306,8 triliun terkontraksi 20,1 persen atau sekitar 64,3 persen dari outlook APBN yang senilai Rp477,2 triliun. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

9 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

10 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

11 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

11 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

11 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

11 hours ago