Realisasi Penerimaan Pajak Hingga Mei 2018 Capai Rp538,8 Triliun
Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penerimaan pajak hingga September 2025 sebesar Rp1.295,3 triliun atau 63,5 persen dari outlook APBN 2025 sebesar Rp2.076,9 triliun.
Angka tersebut terkoreksi cukup dalam yakni 4,4 persen bila dibandingkan periode sama pada 2024 yang waktu itu mencapai Rp1.354,9 triliun.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara merinci, secara neto penerimaan pajak per September 2025 mencapai Rp1.295,28 triliun atau 62,4 persen dari outlook laporan semester 2025. Angka ini lebih rendah dibanding tahun lalu yang sebesar Rp1.354,86 triliun.
Baca juga: Purbaya Lapor APBN Alami Defisit Rp371,5 Triliun per September 2025
Suahasil menjelaskan, realisasi itu terdiri dari PPh orang pribadi yang tumbuh 39,8 persen mencapai Rp16,82 triliun, serta PBB naik 17,6 persen atau Rp19,50 triliun.
Sementara itu, PPh Badan tercatat Rp215,10 triliun atau turun 9,4 persen, dan PPN & PPnBM juga turun 13,2 persen menjadi Rp474,44 triliun.
Baca juga: Penerimaan Pajak Turun 5,1 Persen per Agustus 2025 Hanya Capai Rp1.135,4 Triliun
Suahasil menjelaskan, penurunan penerimaan pajak neto disebabkan oleh terjadinya peningkatan restitusi pajak pada tahun ini. Meski demikian, dia menilai uang yang berasal dari restitusi pajak telah membantu perekonomian domestik.
“Restitusi ini juga artinya dikembalikan kepada masyarakat kepada dunia usaha kepada wajib pajak, sehingga kemudian uangnya beredar di tengah-tengah perekonomian, dan kita berharap bahwa dengan uang yang beredar di tengah perekonomian itu termasuk yang berasal dari restutisi pajak itu telah membantu gerak ekonomi kita selama ini,” ungkap Suahasil. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting BSDE membukukan prapenjualan Rp10,04 triliun pada 2025, tumbuh 3 persen yoy dan melampaui… Read More
Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More
Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian melanjutkan tren penurunan pada Rabu (4/2/2026),… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung menguat dengan area support 7.715–7.920 dan resistance 8.325–8.530,… Read More