Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan paparan dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) I Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (27/1). (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,7 persen atau setara 4,9 persen dari pagu Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp2.357,7 triliun.
“Kinerja ini ditopang oleh penerimaan perpajakan yang tetap kuat serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mulai menunjukkan pemulihan di luar komponen non berulang tahun lalu,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan dalam konferensi pers APBN KiTa, Senin, 23 Februari 2026.
Purbaya menjelaskan, pertumbuhan penerimaan pajak tersebut menunjukkan adanya perbaikan ekonomi maupun pemulihan dari sisi efisiensi pengumpulan pajak di Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Baca juga: APBN Januari 2026 Defisit Rp54,6 Triliun, Purbaya Klaim Masih Terkendali
“Kalau Anda lihat pertumbuhan pajak di bulan Januari tumbuhnya 30,7 persen dibandingkan tahun lalu. Ini artinya ada perbaikan ekonomi maupun perbaikan sedikit atau banyak dari efisiensi pengumpulan pajak di DJP, saya harap ke depan akan berlanjut terus,” tegasnya.
Secara keseluruhan, pendapatan negara hingga akhir Januari 2026 mencapai Rp172,7 triliun atau setara 5,5 persen terhadap pagu APBN 2026 atau tumbuh 9,5 persen yoy.
Sementara, realisasi belanja negara per Januari 2026 sebesar Rp227,3 triliun atau 5,9 persen dari pagu APBN 2026, tumbuh 25,7 persen yoy.
Baca juga: IMF Usul RI Naikkan Pajak Karyawan, Begini Kata Menkeu Purbaya
Purbaya menyatakan, APBN 2026 tetap berfungsi secara optimal sebagai shock absorber sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi domestik.
“Dengan pendapatan yang tumbuh positif, belanja yang terakselerasi, dan defisit yang terkendali, kita optimis APBN akan terus menjaga stabilitas sekaligus mendukung momentum pertumbuhan ekonomi nasioanl sepanjang 2026,” tutup Purbaya. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More