Moneter dan Fiskal

Penerimaan Pajak April 2025 Terkontraksi 10,74 Persen Jadi Rp557,1 Triliun

Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penerimaan pajak sebesar per April 2025 sebesar Rp557,1 triliun. Angka ini turun 10,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp624,19 triliun. 

“Penerimaan pajak mencapai Rp557,1 triliun. Ini artinya 25,4 persen dari target penerimaan pajak tahun ini yang di dalam undang-undang APBN tertera Rp2.189,3 triliun,” ujar Sri Mulyani, Menteri Keuangan dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Jumat, 23 Mei 2025.

Baca juga: Titah Sri Mulyani ke Dirjen Pajak Baru Bimo Wijayanto: Perbaiki Sistem Coretax

Sementara itu, penerimaan kepabeanan dan cukai tercatat sebesar Rp100 triliun atau 33,1 persen dari target Rp301,6 triliun. Kemudian, penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp153,3 triliun atau 29,8 persen dari target APBN.

Sri Mulyani menyebutkan bahwa pendapatan negara mulai terakselerasi disebabkan oleh mulai positifnya kinerja kepabeanan dan cukai serta PNBP.

Baca juga: Sri Mulyani Beberkan Penyebab APBN April 2025 Berbalik Surplus

“PNBP kita juga mencapai 30 persen dalam satu kuartal per satu bulan. Di sini terlihat mungkin nanti akan disampaikan bahwa sudah terjadi akselerasi dari pendapatan negara terutama untuk pajak. Bea dan Cukai mengikuti ritme yang cukup baik,” imbuhnya.

Secara keseluruhan, pendapatan negara hingga 30 April 2025 tercatat sebesar Rp810,5 triliun atau setara 27 persen dari target dalam APBN 2025 yang dipatok Rp3.005,1 triliun.(*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

KPK Pastikan Menag Bebas Jeratan Pidana usai Laporkan Jet Pribadi dari OSO

Poin Penting KPK menyatakan Menag Nasaruddin Umar bebas sanksi pidana karena melaporkan dugaan gratifikasi jet… Read More

30 mins ago

Ipsos Ungkap Strategi E-Wallet agar Bisa Bersinar Tanpa Super App

Poin Penting E-wallet berkembang optimal melalui kolaborasi lintas platform dan bukan sekadar transformasi menjadi super… Read More

59 mins ago

OJK Kawal Audit Forensik Bank Jambi, Pastikan Hak Nasabah Terlindungi

Poin Penting OJK Jambi awasi ketat tindak lanjut PT Bank Pembangunan Daerah Jambi pascagangguan ATM… Read More

60 mins ago

Realisasi Kredit Bank Mandiri Januari 2026 “Ngegas”, Tumbuh 15,62 Persen

Poin Penting Bank Mandiri mencatat kredit Rp1.511,4 triliun per Januari 2026, naik 15,62 persen yoy,… Read More

1 hour ago

Mochtar Riady Jual Gedung Ikonik One Raffles Place di Singapura, Segini Nilainya

Poin Penting Mochtar Riady melalui OUE Commercial REIT menjajaki penjualan One Raffles Place dengan estimasi… Read More

1 hour ago

Kolaborasi Kadin dan Perumnas Dukung Program Perumahan Nasional

Poin Penting Kadin–Perumnas MoU percepat Program Perumahan Nasional lewat sinergi BUMN dan dunia usaha Perluas… Read More

1 hour ago