Penerima Bantuan Subsidi Upah Akan Diperluas Hingga 1,7 Juta Pekerja

Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berencana untuk memperluas cakupan penerima Program Bantuan Subsidi Upah/Gaji bagi Pekerja/Buruh (BSU) secara nasional di 34 provinsi dan 514 kota/kabupaten. Alasan kebijakan perluasan ini ditetapkan karena masih adanya sisa alokasi anggaran.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (Dirjen PHI & Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan institusi terkait. Adapun institusi tersebut adalah Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), serta Kementerian Keuangan.

“Sisa Anggaran BSU tersebut sebesar Rp1.79 triliun dan akan menyasar 1.79 juta pekerja. Anggaran yang ditetapkan dan diberikan Komite PEN untuk Program BSU sebesar Rp.8,7 triliun untuk 8.78 juta pekerja terdampak pandemi COVID-19,” ujar Indah pada keterangannya, dikutip 1 Oktober 2021.

Kemnaker menjelaskan, realisasi dan progres program BSU saat ini telah tersalurkan kepada 6,99 juta pekerja/buruh dengan alokasi anggaran sebesar Rp6,9 triliun. Capaian ini sudah mengalami progress yang signifikan.

Lebih jauh, Indah mengungkapkan, dari 8,5 juta data pekerja yang diterima kemnaker, sekitar 758 ribu pekerja telah menerima bantuan sosial (bansos) lain, setelah dilakukan proses verifikasi. Data tersebut dianggap tidak memenuhi syarat penerima Program BSU.

“Kami telah melakukan verified data untuk menghindari [penerima] bansos-bansos lain dan dikeluarkan dari data BSU,” ujarnya. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

Update Harga Emas Hari Ini: Galeri24 dan UBS Naik Tajam, Antam Ikut Menguat

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak menguat pada Kamis, 5 Februari 2026, dengan kenaikan… Read More

1 hour ago

Rupiah Tertekan Dolar AS, Investor Wait and See Data Ekonomi RI Kuartal IV 2025

Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,17% ke level Rp16.805 per dolar AS pada perdagangan Kamis… Read More

1 hour ago

IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.153 Jelang Rilis Data BPS

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,09% ke level 8.153,77 pada awal perdagangan 5 Februari 2026,… Read More

2 hours ago

Semarak Berkah Ramadan: Ajukan Pembiayaan di BAF, Proses Cepat Angsuran Tepat #CicilAjadiBAF

Poin Penting Program Semarak Berkah Ramadan BAF berlangsung 5 Februari-31 Maret 2026 dengan hadiah utama… Read More

2 hours ago

IHSG Berpeluang Kembali Menguat, Deretan Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting IHSG berpeluang menguat dan diperkirakan menguji area 8.328-8.527, meski tetap perlu mewaspadai potensi… Read More

2 hours ago

Menyoal Loopholes Kredit Bank

Oleh Wilson Arafat, Bankir senior, Spesialisasi di bidang GRC, ESG, dan Manajemen Transformasi MEMASUKI 2026,… Read More

3 hours ago