News Update

Penerbitan Obligasi Mandiri

[Best_Wordpress_Gallery id=”968″ gal_title=”Penerbitan Obligasi Mandiri”]

(Kiri-kanan) Senior EVP Corporate Transformation Bank Mandiri Agus Dwi Handaya, Direktur Wholesale Banking Bank Mandiri Royke Tumilaar dan Dirut Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir tengah berbincang usai investor gathering penerbitan obligasi Bank Mandiri di Jakarta, Senin 8 Mei 2017. Bank Mandiri menjadi bank pertama di Indonesia yang menerbitkan obligasi tanpa kupon (zero coupon bond), sebagai bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) I Tahap II 2017 dengan target indikatif total Rp5 triliun. Rencananya, penawaran awal obligasi berkelanjutan I tahap II ini akan dimulai pada 5 – 22 Mei 2017, dengan Penawaran Umum diperkirakan pada 9 – 12 Juni 2017.(Budi Urtadi)

Apriyani

Recent Posts

Pemerintah Tarik Utang Rp736,3 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Pemerintah menarik utang Rp736,3 triliun hingga Desember 2025, setara 94,9 persen dari target… Read More

8 mins ago

IHSG Ditutup Berbalik Melemah ke Posisi 8.884, Ini Pemicunya

Poin Penting IHSG ditutup melemah 0,58% ke level 8.884, dipicu aksi ambil untung setelah menyentuh… Read More

23 mins ago

Memperkuat Ketahanan Siber di Era Digital

Oleh Krisna Wijaya, bankir senior dan fakulti di Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) PERCEPATAN digitalisasi… Read More

30 mins ago

Menkop Gandeng Lintas K/L Percepat Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih

Poin Penting Menkop menggandeng lintas K/L untuk mempercepat pembangunan gerai fisik Kopdes Merah Putih sesuai… Read More

46 mins ago

Pembiayaan dan Asuransi Ekspor Jadi Kunci Hadapi Dinamika Perdagangan Global

Poin Penting Perdagangan internasional menghadapi tantangan besar, seperti volatilitas geopolitik, perubahan rantai pasok, dan munculnya… Read More

55 mins ago

Banyak Bank Rombak Manajemen, OJK Optimistis Kinerja Perbankan 2026 Lebih Baik

Poin Penting OJK optimistis kinerja perbankan 2026 membaik, didorong perombakan manajemen di banyak bank. Pertumbuhan… Read More

2 hours ago