Teknologi

Penerapan Zero Trust Jadi Solusi Tangkal Serangan Siber

Jakarta – Seiring dengan digitalisasi di berbagai lini yang terus berkembang, ada potensi serangan siber yang mengintai. Mengingat transformasi digital mengubah cara bagaimana cara perusahaan beroperasi,  pola karyawan bekerja, serta sistem keamanan dan infrastruktur teknologi informasi harus beradaptasi.
 
Davit Wijaya Kosim, Cloud Section Head PT Multipolar Technology Tbk menjelaskan, perpaduan antara cara bekerja yang lama (bekerja dari kantor) dengan cara bekerja yang baru (bekerja dari mana saja dan kapan saja) menjadi tantangan tersendiri dalam mencegah terjadinya serangan siber.

”Bekerja dengan melibatkan banyak orang, banyak perangkat, dan banyak jaringan menjadi celah yang lebih besar bagi para penjahat siber untuk melakukan tindak kejahatan. Itu sebabnya, perlu menerapkan strategi Zero Trust sebagai landasan untuk mencegah terjadinya serangan siber [DK1] ,” kata Davit dikutip 22 Mei 2025.

Baca juga: Perlindungan Data Terintegrasi Jadi Solusi Mencegah Serangan Siber

Davit menjelaskan, Zero Trust merupakan model arsitektur keamanan yang didasarkan pada prinsip Never Trust, Always Verify (Jangan Pernah Percaya, Selalu Verifikasi).

“Artinya, jangan pernah percaya kepada siapa pun, perangkat apa pun, dan jaringan mana pun, meski ketiganya berada di dalam perimeter perusahaan. Setiap permintaan akses harus divalidasi (autentikasi dan otorisasi) terlebih dahulu,” jelasnya.

Yang divalidasi, terutama identitas pengguna, status perangkat, lokasi geografis, waktu akses, sensitivitas data yang diminta, dan pola perilaku sebelumnya. Tujuan utama penerapan prinsip Zero Trust adalah mencegah akses tidak sah, membatasi pergerakan lateral penyerang di jaringan, mengurangi dampak pelanggaran data, dan meningkatkan postur keamanan secara menyeluruh.

Untuk menerapkannya, perusahaan bisa menggunakan berbagai solusi yang mendukung strategi Zero Trust yang ditawarkan oleh pengembang teknologi, salah satunya Microsoft Defender XDR . Microsoft Defender XDR  adalah platform keamanan terpadu yang dirancang untuk mendeteksi, menyelidiki, dan merespons ancaman siber secara menyeluruh di seluruh infrastruktur digital organisasi.

Solusi Microsoft XDR bekerja dengan menganalisis jaringan, log otentikasi, dan aktivitas pengguna untuk mengidentifikasi anomali yang ada pada perangkat, e-mail, identitas pengguna hingga aplikasi cloud.

“Konsep Zero Trust adalah kita tidak memercayai siapa pun, kita mencegah [DK2] semua kemungkinan yang ada, sehingga dapat mencegah serangan dari luar,” jelas Davit.

Baca juga: Teknologi Data Streaming Tingkatkan Kinerja dan Efisiensi Perbankan

Tiga prinsip dasar strategi Zero Trust, yaitu verifikasi secara eksplisit (selalu melakukan autentikasi dan otorisasi berdasarkan semua sinyal dan data kontekstual), batasi dengan hak akses paling minimum (pengguna hanya mendapatkan akses yang mereka butuhkan untuk melakukan tugas mereka), dan asumsikan adanya pelanggaran (selalu menganggap sistem bisa disusupi, jadi desainlah sistem keamanan agar tetap terbatas).

Menurut Davit, Microsoft Defender XDR tergolong platform Zero Trust yang paling bisa dipercaya.

“Solusi ini layak dipertimbangkan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam upaya mencegah serangan siber sedini mungkin,” tutupnya. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Update Harga Emas Hari Ini (16/3): Galeri24-UBS Stagnan, Antam Turun

Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian stagnan pada 16 Maret 2026. Harga… Read More

47 mins ago

IHSG Masih Lanjut Dibuka Turun 0,56 Persen ke Level 7.098

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,54 persen ke level 7.098 pada awal perdagangan Senin (16/3).… Read More

57 mins ago

IHSG Awal Pekan Masih Berpotensi Melemah, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan pelemahan dengan level support 6.865–7.000 dan resistance 7.275–7.410. Sentimen negatif… Read More

2 hours ago

PMI 53,8: Sirkus Musiman yang Dipuji Purbaya di Istana Sebagai Mukjizat

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More

6 hours ago

Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More

18 hours ago

Banyak Orang Indonesia Gagal Menabung karena Pola Keuangan Salah, Ini Solusinya

Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More

18 hours ago