Pendapatan Tumbuh 212 Persen di Q1 2025, Bos BMRS Beberkan Penopangnya

Jakarta – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS), emiten pertambangan multi mineral, mencatatkan kinerja solid pada kuartal pertama (Q1) 2025 dari sisi pendapatan (top line) maupun laba bersih (bottom line).

Direktur BRMS, Herwin W. Hidayat, menyampaikan bahwa pendapatan Perseroan pada Q1 2025 meningkat sebesar 212 persen menjadi USD63,31 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD20,32 juta.

Peningkatan pendapatan tersebut turut mendorong lonjakan laba bersih perseroan menjadi USD14,85 juta atau tumbuh 296 persen dari USD3,75 juta pada Q1 2024.

Baca juga: Dana Asing Kembali Masuk Rp1,01 Triliun, Saham BRMS, BBRI, dan BMRI Laris Manis

Menurut Herwin, pencapaian tersebut ditopang oleh dua hal, yakni meningkatnya harga emas dunia dan lonjakan produksi emas yang dilakukan perseroan.

“Yang pertama tentunya harga jual emas yang meningkat tapi ini tidak unique kepada kami, ini dirasakan oleh seluruh produsen emas di seluruh dunia. Harga jual emas kami mengalami peningkatan dari USD2.000 menjadi USD2.900 dolar per troy ounce,” ujar Herwin dalam Media Day di Jakarta, Kamis, 12 Juni 2025.

Herwin menambahkan, produksi emas BMRS meningkat signifikan secara year-on-year (YoY) sebesar 128 persen, dari 9.600 troy ounce menjadi 21.000 troy ounce pada Q1 2025.

Proyeksi Harga Emas dan Strategi Margin

Lebih lanjut, Herwin menjelaskan bahwa harga emas diproyeksikan berada di kisaran USD2.750 hingga USD3.000 per troy ounce, dengan biaya produksi (cash cost) yang masih terjaga antara USD1.300-1.500 per troy ounce.

“Dalam internal proyeksi kami, harga emas kami itu berkisar mungkin antara USD2.750 sampai USD3.000. Jadi harga sekarang pun sudah luar biasa. Nah, saya sudah sampaikan tadi, cash cost itu tidak lebih dari USD1.300-1.500, jadi tetap profit marginnya masih tinggi,” tambahnya.

Baca juga: Mirae Asset Rekomendasikan Saham Emiten Emas Makin Berkilau, Ini Alasannya

Sebagai informasi tambahan, harga jual rata-rata atau Average Selling Price (ASP) emas BRMS pada Q1 2025 mengalami kenaikan sebesar 35 persen, dari USD2.083 per troy ounce menjadi USD2.809 per troy ounce. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Askrindo Perluas Asuransi Pariwisata di Jateng, Gandeng 20 Biro Travel

Poin Penting Askrindo menandatangani MoU dengan 20 biro travel di Jateng untuk memperluas perlindungan asuransi… Read More

15 mins ago

Harga Emas Hari Ini 23 Februari 2026: Antam Naik Rp16.000, Galeri24-UBS Stabil

Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS stabil pada 23 Februari 2026, masing-masing di Rp3.047.000… Read More

1 hour ago

Rupiah Dibuka Menguat, Dipicu Pembatalan Tarif Trump oleh Mahkamah Agung AS

Poin Penting Rupiah dibuka menguat 0,12% ke level Rp16.868 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More

1 hour ago

IHSG Awal Pekan Menguat 0,77 Persen ke 8.335, Saham Naik Dominan

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,77% ke level 8.335,84 pada awal perdagangan Senin (23/2/2026), dengan… Read More

1 hour ago

IHSG Berpotensi Menguat di Awal Pekan, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG pada perdagangan 23 Februari 2026 diproyeksi bergerak variatif cenderung menguat dengan support… Read More

2 hours ago

Tukar Uang Lebaran 2026 Dibuka Lebih Awal, Ini Jadwal Terbarunya

Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More

11 hours ago