Categories: Ekonomi dan Bisnis

Pendapatan Tergerus, Laba Astra Turun 18%

Aset ASII per Juni 2015 mencapai Rp242,7 triliun atau naik dari periode Desember 2014 yang tercatat Rp236 triliun. Dwitya Putra

Jakarta–PT Astra International Tbk (ASII) catat pendapatan bersih konsolidasi selama semester I 2015 sebesar Rp92,6 triliun atau turun 9% dibandingkan semester I tahun 2014.

Presiden Direktur ASII, Prijono Sugiarto mengatakan, penurunan itu disebabkan oleh menurunnya penjualan segmen otomotif, agribisnis dan penjualan alat berat.

Alhasil kondisi tersebutpun mendorong laba bersih konsolidasi ASII juga ikut menurun sebesar 18% menjadi Rp8,1 triliun. Tahun lalu, di periode yang sama, laba ASII tercatat mencapai Rp9,8 triliun.

“Hal ini mencerminkan penurunan kontribusi dari hampir semua segme,” kata Prijono dalam rilis perseroan, Kamis, 30 Juli 2015.

Berbicara aset, jumlah aset Astra Internasional per Juni 2015 mencapai Rp242,7 triliun atau naik dari periode Desember 2014 yang tercatat Rp236 triliun. Sementara dari sisi nilai aset bersih per saham tercatat sebesar Rp2.425 pada 30 Juni 2015, meningkat sebesar 3% dibandingkan dengan akhir tahun 2014.

Secara keseluruhan posisi utang bersih Astra, di luar dari anak-anak perusahaan segmen jasa keuangan, adalah sebesar Rp2,4 triliun, dibandingkan dengan utang bersih sebesar Rp3,3 triliun di akhir tahun 2014.

Bisnis jasa keuangan mencatat utang bersih sebesar Rp47,3 triliun, dibandingkan dengan Rp45,9 triliun di akhir tahun 2014. (*)

@dwitya_putra14

Paulus Yoga

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

8 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

9 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

10 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

10 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

10 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

10 hours ago