Keuangan

Pendapatan Premi Bruto AIA Financial Naik Diatas Industri

Jakarta – Pendapatan premi bruto PT AIA Financial Indonesia (AIA Financial) mengalami kenaikan di saat rata-rata pendapatan premi bruto industri asuransi nasional sedang mengalami penurunan.

Pendapatan premi bruto AIA Financial mengalami kenaikan 5,75% yoy dari Rp12,41 triliun per Desember 2018 menjadi Rp13,12 triliun per Desember 2019. Berbanding terbalik bila melihat kinerja keuangan perusahaan asuransi jiwa yang dirilis oleh OJK, dimana pendapatan premi bruto industri asuransi jiwa secara nasional mengalami penurunan 0,38% yoy, dari Rp186,04 triliun pada 2018 menjadi Rp185,33 triliun pada 2019.

Sementara itu, pada jumlah aset dan investasi, AIA Financial mencatatkan kenaikan, sejalan dengan kinerja jumlah aset dan investasi industri asuransi jiwa secara nasional. Jumlah asetnya mengalami kenaikan dari Rp56,12 triliun pada 2018 ke Rp59,93 triliun pada 2019 (6,80%) yoy, begitu pula dengan kenaikan jumlah aset industri asuransi jiwa secara nasional yang sebesar 6,26% yoy, dari Rp520,63 triliun pada 2018 menjadi Rp553,21 triliun pada 2019.

Lalu, jumlah investasi AIA Financial meningkat dari Rp52,33 triliun pada 2018 ke Rp54,13 triliun pada 2019 (3,43%) yoy, begitu pula dengan kenaikan jumlah investasi industri asuransi jiwa secara nasional yang sebesar 5,22% yoy, dari Rp463,96 triliun pada 2018 menjadi Rp488,18 triliun pada 2019.

Namun dari sisi laba sebelum pajak, AIA Financial mencatatkan sedikit penurunan, yakni dari Rp2,65 triliun per Desember 2018 menjadi Rp1,08 triliun per Desember 2019 (-58,93%) yoy. Berbeda dengan kinerja laba sebelum pajak industri asuransi jiwa secara nasional yang mengalami penurunan hingga minus 3495,84% yoy.

PT AIA Financial Indonesia yang memiliki lebih dari 6.000 tenaga penjual ini mengalami kenaikan predikat dari “Bagus” pada 2018 menjadi “Sangat Bagus” pada 2019, dan total skor 81,64, pada “Infobank Insurance Awards 2020” yang diadakan secara virtual pada Senin, 24 Agustus 2020. (*) Steven

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

2 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

5 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

11 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

12 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

13 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

14 hours ago