Keuangan

Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 4,8 Persen Jadi Rp112,81 Miliar pada 2025

Poin Penting

  • Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar.
  • Lini dengan pertumbuhan tertinggi adalah asuransi aneka, penjaminan (surety ship), dan energy on shore.
  • Premi asuransi kesehatan, energy off shore, dan kendaraan bermotor justru mengalami penurunan.

Jakarta – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat pendapatan premi seluruh lini bisnis tumbuh 4,8 persen menjadi Rp112,81 miliar sepanjang 2025, dari Rp107,66 miliar pada 2024.

Wakil Ketua AAUI Bidang Statistik dan Riset, Trinita Situmeang, mengatakan bahwa lini usaha yang mencatatkan peningkatan pendapatan premi secara signifikan berasal dari asuransi aneka atau miscellaneous sebesar 26,8 persen menjadi Rp5,28 miliar.

Selain itu, asuransi penjaminan (surety ship) dan asuransi energy on shore juga mencatat kenaikan signifikan, masing-masing 24,9 persen dan 21,3 persen.

“Lalu berikutnya adalah di pertambahan premi di asuransi kredit sebesar 11 persen dan di asuransi property masih naik 8,6 persen sementara untuk kelompok marine itu masing-masing membukukan kenaikan 14,7 persen untuk rangka kapal dan 7,2 persen untuk asuransi pengangkutan,” kata Trinita dalam konferensi pers AAUI di Jakarta, Jumat, 19 Februari 2026.

Baca juga: AAUI Tegaskan Asuransi Tetap Tangguh Hadapi Bencana, Permodalan Kuat

Di sisi lain, AAUI mencatat tiga lini usaha yang mengalami penurunan premi. Asuransi kesehatan turun 20,9 persen menjadi Rp9,34 miliar pada 2025, dari Rp11,82 miliar pada tahun sebelumnya.

Adapun, untuk lini energy off shore juga melemah 12,8 persen, dari Rp1,54 miliar pada 2024 menjadi Rp1,35 miliar pada 2025.

Baca juga: AAUI Minta Respons Cepat Industri Asuransi di Tengah Pendataan Klaim Banjir Sumatra

Selain itu, premi asuransi kendaraan bermotor terkoreksi 4,2 persen menjadi Rp19,01 miliar, dari Rp19,85 miliar pada tahun sebelumnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Dalam 5 Tahun, Setoran Zakat BSI Tembus Rp1,07 Triliun

Poin Penting Total zakat BSI mencapai Rp1,07 triliun dalam periode 2021 hingga 2025 dengan tren… Read More

10 hours ago

Bank Sinarmas Ajak Nasabah Menabung Sekaligus Donasi Sosial lewat Tabungan Simas Share

Poin Penting Bank Sinarmas meluncurkan Simas Share dengan konsep menabung sekaligus berdonasi dari bunga tabungan… Read More

12 hours ago

Tingkatkan Nilai Tambah, Alfamart Gandeng Layar Digi Hadirkan Bioskop Mini

Poin Penting Alfamart menghadirkan inovasi micro cinema pertama di gerai Gading Serpong bekerja sama dengan… Read More

12 hours ago

BTN Kuasai 72 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi, Penyaluran Tembus Rp3,65 T

Poin Penting BTN mendominasi pasar KPR subsidi dengan pangsa 72 persen hingga Maret 2026, jauh… Read More

12 hours ago

Prabowo Gaspol Perkuat Kerja Sama dengan Korea Selatan, Ini Sasarannya

Poin Penting Prabowo Subianto bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung untuk mempererat hubungan bilateral… Read More

13 hours ago

Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa lewat Livin’ by Mandiri

Poin Penting Bank Mandiri menghadirkan fitur call center gratis di Livin’ by Mandiri yang bisa… Read More

13 hours ago