Moneter dan Fiskal

Pendapatan Negara di 2017 Capai Rp1.666 Triliun

JakartaKementerian Keuangan mencatat, posisi pendapatan negara dalam APBN-Perubahan 2017 sebesar Rp1.666 triliun atau 96 persen dari total target di 2017, sedangkan belanja negara mencapai 2.004 triliun atau 93,9 persen dari target dalam UU APBN-P 2017.

“Akhirnya APBN-P 2017 posisi yang sudah kami tutup, pendapatan negara sebesar Rp1.666 triliun atau 96 persen dari total target 2017,” ujar Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Senin, 12 Maret 2018.

Sementara itu, penerimaan perpajakan sebesar Rp1.343,5 triliun atau 91,2 persen dari target di APBN-P 2017 dengan pertumbuhan sebesar 4,6 persen. “PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) kumpul Rp311,2 triliun atau 119,6 persen dari target APBN-P 2017,” ucapnya.

Sedangkan, penerimaan hibah sebesar Rp11,2 triliun atau 360 persen dari target di UU APBN-P 2017 atau meningkat 24,5 persen. Sementara itu, belanja belanja negara di APBN-P 2017 mencapai Rp2.004 triliun atau 93,9 persen dari target di UU APBN-P 2017 atau meningkat 7,5 persen.

Baca juga: Pemerintah Patok Pendapatan Negara Hingga Rp1.894,7 Triliun

“Belanja kementerian/lembaga mencapai Rp761,9 triliun atau meningkat 11,4 persen dari tahun sebelumnya,” ucapnya.

Dia menambahkan, untuk dana transfer ke daerah sebesar Rp742 triliun atau sebesar 96,8 persen dari target di UU APBN-P 2017 atau bertumbuh 4,5 persen. “Dana desa mencapai Rp59,8 triliun atau sebesar 99,6 persen dari total alokasi atau bertumbuh sebesar 28 persen,” paparnya.

Dengan demikian, kata dia, defisit anggaran di APBN-P 2017 sebesar Rp338,1 triliun. “Lebih rendah dibandingkan dengan konferensi pers sebelumnya pada awal Januari 2018 yang sebesar Rp345,8 triliun. Kalau dilihat dari GDP 2017, defisit ini 2,49 persen dari PDB 2017,” tutup Sri Mulyani. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

5 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

5 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

5 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

5 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

6 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

6 hours ago