Ekonomi dan Bisnis

Pendapatan Melejit 403 Persen, Era Media Sejahtera Pede Bisa Raup Omzet Rp150 M di 2023

Jakarta – PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) sebagai penyedia layanan jasa periklanan mencatat peningkatan pendapatan iklan sebesar 403,4 persen menjadi Rp136,91 miliar di triwulan III-2023 dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp25,81 miliar.

Berdasarkan pencapaian tersebut, perseroan telah menargetkan mampu meraup total omzet hingga mencapai Rp150 miliar pada penghujung 2023.

Direktur Utama DOOH, Vicktor Aritonang, mengatakan, bahwa omzet yang meningkat dan sebaran klien periklanan yang semakin banyak dan beragam, membuat perusahaan terus menerus berinovasi untuk memberikan efektivitas dan efisiensi dalam bisnis periklanan.

“Baik itu para pemilik media atau supplier maupun bagi pengguna media seperti brand dan dan agency, DOOH berharap bisa terus menjadi kolaborator dan akselerator bagi industri periklanan Indonesia,” ucap Victor dalam keterangan resmi dikutip, 13 Oktober 2023.

Peningkatan yang melejit tersebut juga didukung oleh pengembangan ekosistem periklanan melalui Guaranteed ROAS (Return On Ad Spend) sebagai salah satu layanan unggulan yang menjadi solusi bagi Brand Owner atau Pengiklan terutama pada industri FMCG di tengah menurunnya daya beli masyarakat dan gempuran produk impor.

Selain itu, kolaborasi dengan berbagai agensi periklanan menjadi hal yang sangat penting bagi perkembangan perusahaan dalam meningkatkan jangkauan kepada berbagai klien yang pada akhirnya akan berdampak signifikan bagi kinerja keuangan Perseroan.

Adapun klien segmen periklanan perseroan pun sangat beragam yang terdiri dari segmen pemerintahan maupun badan hukum negara seperti Kementerian, Polri, BPJS Ketenagakerjaan dan lainnya.

Sedangkan, untuk segmen BUMN di antaranya, seperti Kimia Farma, Bank BRI, lalu ada juga Perusahaan Swasta seperti Kalbe, Wings, Nivea, Counterpain, Kapal Api, dan lainnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

4 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

4 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

5 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

9 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

18 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

18 hours ago