News Update

Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Tumbuh 18,7%

Jakarta – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat pendapatan (Income) industri asuransi jiwa di 2019 masih mampu tumbuh sebesar 18,7%, dari Rp 204,89 triliun pada 2018 menjadi Rp243,20 triliun, dengan data dihimpun AAJI dari 59 perusahaan anggota dari total 60 perusahaan.

“Pencapaian di 2019 pendapatan tumbuh 18,7%,” kata Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon saat konferensi pers di Rumah AAJI, Jakarta, Rabu 11 Maret 2020.

Sementara dari sisi pendapatan premi sepanjang tahun 2019 naik menjadi Rp196,69 triliun dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya Rp185,88 triliun.

Dirinya menambahkan, pendapatan Premi bila dilihat dari kanal distribusi sepanjang tahun 2019 di saluran distribusi Bancassurance mengalami peningkatan sebesar 5,4% dari Rp79,77 triliun menjadi Rp84,08 triliun atau berkontribusi sebesar 42,7% di tahun 2019.

Sementara saluran Distribusi Keagenan juga mengalami peningkatan sebesar 6,6% dari Rp73,36 triliun menjadi Rp78,21 triliun atau berkontribusi sebesar 39,8% di tahun 2019.

Dari pencapaian tersebut, AAJI mencatatkan total aset yang terus meningkat sebesar 9,4% dari Rp517,91 triliun di 2018 menjadi Rp566,67 triliun. Sementara total Cadangan Teknis mencatatkan peningkatan dari Rp393,90 triliun di 2018 menjadi Rp422,60 triliun di tahun 2019.

Hal tersebut, kata dia, mencerminkan ketahanan industri asuransi jiwa dalam membayarkan klaim dan manfaat kepada pemegang polis. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Survei Amar Bank Sebut 87 Persen Responden Alami Kenaikan Pengeluaran di Periode Lebaran

Poin Penting Survei Amar Bank terhadap 1.600 responden menunjukkan 87 persen masyarakat mengalami kenaikan pengeluaran… Read More

1 min ago

Gerak Saham Bank Jumbo usai Investor Asing Lakukan Net Sell

Poin Penting Investor asing melakukan net sell besar pada saham bank jumbo, dipimpin BBCA Rp400,11… Read More

16 mins ago

BI: Kredit Perbankan Tumbuh 9,37 Persen di Februari 2026

Poin Penting Bank Indonesia mencatat kredit perbankan tumbuh 9,37 persen (yoy) pada Februari 2026, sedikit… Read More

34 mins ago

‘One Way’ Mudik 2026 Berlaku 18 Maret, Korlantas Terapkan Skema Nasional

Poin Penting One way mudik 2026 secara nasional direncanakan berlaku pada 18 Maret 2026 pukul… Read More

46 mins ago

BI Revisi Ke Bawah Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Dunia jadi 3,1 Persen di 2026

Poin Penting Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3,1 persen dari sebelumnya… Read More

52 mins ago

Imbas Perang Timur Tengah, BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Poin Penting Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75 persen pada Maret 2026, dengan suku… Read More

1 hour ago