Moneter dan Fiskal

Pendanaan Proyek Strategis Nasional Sudah Capai Rp10,378 Triliun, Untuk Apa Saja?

Jakarta – Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) mencatat total realisasi pendanaan pengadaan lahan Proyek Strategis Nasional (PSN) pada periode Januari hingga 25 Agustus 2023 mencapai Rp10,378 triliun, angka tersebut naik 120 persen dibandingkan dengan tahun lalu pada periode yang sama yaitu sebesar Rp8,851 triliun.

Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara, Basuki Purwadi mengungkapkan bahwa penyerapan dana terbesar dari PSN di tahun ini adalah pendanaan untuk jalan tol sebanyak 52 proyek.

Baca juga: Menerka Nasib Kelanjutan Proyek Strategis Nasional Jokowi yang Dianggarkan Rp45,7 T di 2024, Begini Prediksi Pengamat

“Yang terbesar pendanaannya masih untuk jalan tol, karena jalan tol paling banyak itu menyerap sebesar Rp8,224 triliun,” ujar Basuki dalam Taklimat Media LMAN, Senin 28 Agustus 2023.

Lebih lanjut, dia merinci, angka terbesar kedua untuk pendanaan PSN yaitu pendanaan untuk bendungan sebesar Rp1,162 triliun sebanyak 28 proyek. Selanjutnya, pendanaan irigasi dengan 5 proyek sebesar Rp29,114 miliar.

Kemudian, pendanaan air baku dengan 1 proyek sebesar Rp11,993 miliar, jalur Kereta Api (KA) sebesar Rp226,169 miliar sebanyak 9 proyek, pelabuhan sebesar Rp975 juta dengan 1 proyek, serta IKN dengan 7 proyek sebesar Rp723,787 miliar.

Baca juga: Permintaan Domestik Hingga Proyek Infrastruktur Bakal Jaga Ekonomi RI Tumbuh di 5,1% Hingga Akhir 2023

Sebagai informasi, total alokasi pendanaan LMAN sebesar Rp144,466 triliun terhitung dari awal LMAN berdiri. Demikian yang sudah direalisasikan hingga saat ini sebesar Rp116,046 triliun.

“Berapa dari Rp144,46 triliun yang sudah direalisasikan? yang sudah direalisaikan adalah Rp116 triliun, ini jumlah yang sangat besar dan ini bersumber dari APBN, artinya dari uang yang dikumpulkan dari masyarakat yang dimkasudkan kembali untuk masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Recent Posts

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

10 hours ago

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

11 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

11 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

13 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

13 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

13 hours ago