News Update

Pendanaan Diprediksi Naik Selama Ramadan, AFPI Minta Pindar Perkuat Credit Control

Poin Penting

  • Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia memproyeksikan pendanaan P2P lending meningkat saat Ramadan–Lebaran 2026, melanjutkan tren tahunan
  • Kenaikan didorong pelaku usaha ultra mikro, terutama sektor makanan-minuman, untuk tambahan modal produksi
  • Otoritas Jasa Keuangan mencatat penyaluran tumbuh 8,90 persen (Ramadan 2024) dan 3,80 persen (Ramadan 2025), serta mengingatkan industri tetap prudent.

Jakarta – Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI) memproyeksikan pendanaan fintech peer-to-peer(P2P) lending alias pinjaman daring (pindar) melonjak selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.

Ketua Umum AFPI, Entjik S. Djafar mengungkapkan, tren pendanaan pindar pada dua momen besar keagamaan tersebut hampir setiap tahun menunjukkan peningkatan.

“Seperti biasanya, tren pendanaan pindar pada saat Ramadan dan Lebaran bisanya cenderung meningkat,” kata Entjik, saat dikonfirmasi Infobanknews, Rabu, 18 Februari 2026.

Menurutnya, permintaan pembiayaan produktif diprediksi naik, terutama dari segmen masyarakat ultra mikro (UMi) yang didominasi pelaku usaha kecil rumahan (home industry) di sektor makanan dan minuman. 

Pada momen tersebut, kerap dimanfaatkan pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi lonjakan permintaan pasar.

Baca juga: Permintaan Pinjaman Meningkat Jelang Lebaran, AFPI Imbau Masyarakat Hindari Godaan Pinjol

“Biasanya kebutuhan untuk Ultra Mikro disekitar angka antara Rp2 juta sampai Rp5 juta,” jelasnya. 

Dana tersebut biasanya digunakan untuk pembelian bahan baku, tambahan tenaga kerja, hingga biaya distribusi.

Tingkatkan Credit Control

Meski begitu, pihaknya mengingatkan seluruh anggotanya untuk tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan. Ia menegaskan pentingnya penguatan credit control serta analisis kelayakan kredit secara prudent dan sesuai ketentuan (comply).

“Kami mengimbau kepada anggota untuk lebih meningkatkan credit control kelayakan analisa pemberian kredit dengan prudent dan comply,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman mengatakan, pendanaan pindar cenderung meningkat saat Ramadan, didorong naiknya kebutuhan konsumsi dan modal usaha jelang Lebaran.

Baca juga: OJK Rilis Daftar Pindar Legal Terbaru, Simak Sebelum Ajukan Pinjaman

Menurutnya, peningkatan ini merupakan fenomena tahunan yang didorong naiknya kebutuhan pembiayaan masyarakat, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun modal usaha kecil menjelang Lebaran.

Agusman menyebut, secara historis, pada periode Ramadan 2024 (Maret 2024), penyaluran pendanaan tumbuh 8,90 persen secara bulanan (mtm).

Sementara itu, periode Ramadan 2025 (Maret 2025), penyaluran pendanaan meningkat 3,80 persen (mtm).

“Tren tersebut menunjukkan bahwa Ramadan dapat menjadi salah satu momentum meningkatnya kebutuhan pembiayaan masyarakat,” jelasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Dorong Kredit UMKM, Amar Bank Perkuat Layanan Digital Banking

Poin Penting Amar Bank menilai perbankan digital memiliki peluang besar untuk memperluas penyaluran kredit kepada… Read More

2 hours ago

Pasar Modal Diguncang Isu Transparansi dan Tekanan Geopolitik, OJK Gaspol Reformasi Besar-besaran

Poin Penting Konflik Timur Tengah dan lonjakan harga minyak memicu volatilitas pasar keuangan Indonesia serta… Read More

3 hours ago

IBI Gelar “Bankir Berbagi”, Santuni 600 Anak Yatim dan Duafa

Poin Penting IBI menggelar program sosial “Bankir Berbagi: Bersama Menebar Kebaikan” pada 10 Maret 2026… Read More

3 hours ago

DBS Foundation Danai 5 Social Enterprise Indonesia Rp11,2 Miliar, Ini Daftar Penerimanya

Poin Penting DBS Foundation menyalurkan hibah Rp11,2 miliar kepada lima social enterprise di Indonesia melalui… Read More

4 hours ago

Integritas Kemenkeu Banyak Dipertanyakan Publik, Purbaya: Saya Kesulitan Jaga ‘Image’

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut integritas Kementerian Keuangan banyak dipertanyakan masyarakat, terutama akibat… Read More

8 hours ago

Prabowo Siapkan Taklimat, Minta Rakyat Bersiap Hadapi Ini

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan taklimat nasional untuk menghadapi kondisi global yang bergejolak… Read More

8 hours ago