News Update

Pendalaman Pasar, OJK Dorong PE Daerah

Bandung — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perluasan pelaku pasar modal dengan menghadirkan perusahaan efek daerah (PE Daerah). Demikian diharapkan pasar modal di Tanah Air bisa lebih dalam dengan Makin banyak investor ritel.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen menyebut, bahwa kemampuan, pengetahuan dan kesuksesan di pasar modal jangan hanya dimonopoli orang Jakarta dan orang Kaya. “Jadi kita arahkan ke daerah juga. Jadi nanti broker atau dealer harus terima (aksi korporasi) PE Daerah,” tuturnya di Bandung, Sabtu (6/4).

Kehadiran PE Daerah diyakini OJK akan membantu dan memudahkan investor ritel di daerah masing-masing untuk masuk ke pasar modal. “Kan orang daerah itu lebih percaya dengan orang (perusahaan efek) daerahnya,” imbuh Hoesen.

OJK menghendaki primary market tidak hanya dikuasai oleh orang Jakarta dan segelintir saja. Otoritas berharap Dan mengarahkan investor ritel bisa mengambil porsi 40 persen dari transaksi sehingga pasar tidak dikuasai oleh segelintar bandar.

“Jadi bagaimana bandar mau lawan publik? Jadi mau bandar segede apa mau lawan sejuta orang ritel enggak akan sanggup. Jadi ke depan harusnya market kita lebih aman, jadi bandar enggak gampanglah goreng-goreng,” tutur Hoesen. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

16 mins ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

2 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

2 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

2 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

3 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

3 hours ago