Nasional

Pendaftaran CPNS 2023 Tinggal 4 Hari Lagi, Ini Daftar Instansi Sepi Peminat yang Patut Dicoba!

Jakarta – Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI) mencatat total pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2023 per Selasa (3/10) tembus mencapai 715.925 pendaftar dan total pelamar yang telah terkonfirmasi terdaftar atau berhasil submit tercatat 149.062.

Sebelumnya, BKN telah mengumumkan pendaftaran seleksi CASN 2023 akan dilaksankan mulai 20 September dan akan ditutup pada 9 Oktober 2023. Ada 572.299 formasi CASN dengan kompisisi CPNS sebanyak 28.903 dan 543.396 untuk formasi PPPK.

Baca juga: Begini Cara Cek Formasi CPNS dan PPPK 2023, Buka Link Ini!

Berdasarkan banyaknya jumlah pelamar CASN 2023 yang berhasil melebihi kapasitas atau kuota formasi yang telah ditentukan tersebut, nyatanya masih terdapat juga instansi-instansi yang sepi peminat atau bahkan tidak memiliki pendaftar sama sekali.

Instansi yang sepi peminat untuk kebutuhan formasi CPNS diantaranya adalah:

  • Kementerian Perindustrian, 92 pelamar
  • Badan Riset dan Inovasi Nasional, 56 pelamar
  • Kementerian Dalam Negeri, 23 pelamar
  • Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, 2 pelamar.

Tidak hanya CPNS, formasi PPPK pun mengalami hal yang sama terlihat dari statistik data BKN RI yang menunjukan bahwa kebutuhan PPPK untuk guru, tenaga kesehatan (Nakes), dan teknis khususnya di Pemerintah Kabupaten yang sangat sepi peminat, dengan rincian sebagai berikut:

Kebutuhan PPPK Guru:

  • Pemerintah Kab. Deiyai, 7 pelamar
  • Pemerintah Kab. Pegunungan Bintang, 7 pelamar
  • Pemerintah Kab. Intan Jaya, 2 pelamar
  • Pemerintah Kab. Gorontalo, 1 pelamar
  • Pemerintah Kab. Tapanuli Utara, 0 pelamar
Baca juga: Intip Perbedaan PNS dan PPPK: Status Pegawai, Hak, Masa Kerja hingga Jabatan

Kebutuhan PPPK Nakes:

  • Pemerintah Kab. Nias, 0 pelamar
  • Pemerintah Kota Lubuk Linggau, 0 pelamar
  • Pemerintah Kab. Bangka Tengah, 0 pelamar
  • Pemerintah Kota Pekalongan, 0 pelamar
  • Pemerintah Kota Tomohon, 0 pelamar

Kebutuhan PPPK Teknis:

  • Pemerintah Kab. Minahasa, 1 pelamar
  • Kementerian Badan Usaha Milik Negara, 0 pelamar
  • Pemerintah Kab. Tapanuli Utara, 0 pelamar
  • Pemerintah Kab. Kepulauan Sangihe, 0 pelamar
  • Pemerintah Kab. Bantaeng, 0 pelamar. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

7 mins ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

30 mins ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

32 mins ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

1 hour ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

2 hours ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

2 hours ago