(dari kiri ke kanan) Direktur Keuangan& Corporate Secretary PT Sariguna Primatirta Tbk, Lukas Setio, Komisaris, Ida Bagus Oka Nila, Direktur Operasional,Eko Susilo,Komisaris, Caroline Novilia, Wakil Direktur Utama, Melisa Patricia, Direktur Utama, Belinda Natalia, Founder, Sanderawati Joesoef, Komisaris Utama, Hermanto Tanoko, Direktur BEI, Samsul Hidayat, Direktur BEI, Alpino Kianjaya serta Direktur PT Lautandhana Securindo sebagai penjamin emisi,Effendi A Irawan menyaksikan bersama sama dan menekan secara simbolis layar sentuh menandai pembukaan dan pencatatan saham perdana di Main Hall, Bursa Efek Indonesia,Jakarta, Jumat (5/5).Produsen air minum dalam kemasan Cleo mencatatkan dan diperdagangkan di BEI sebagai emiten ke 5 dan emiten ke 540 di tahun 2017 dengan kode saham CLEO dan pada tahap awal ditetapkan dengan harga Rp 115 per lembar saham.Saham yang dilepas kepada publik mencapai 450 juta lembar saham dengan dana hasil IPO yang diraih sebesar Rp 51.750.000.000.Saham Cleo mengalami kelebihan permintaan atau over subsribed sebesar 2,95 kali dari seluruh saham yang ditawarkan.Hasil dana dari pelepasan saham ini sekitar 95% akan digunakan untuk pengembangan usaha dan sisanya sekitar 5% akan digunakan untuk modal kerja
[Best_Wordpress_Gallery id=”962″ gal_title=”Pencatatan Saham CLEO”]
(Kiri-kanan) Direktur Keuangan& Corporate Secretary PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), Lukas Setio, Komisaris, Ida Bagus Oka Nila, Direktur Operasional,Eko Susilo,Komisaris, Caroline Novilia, Wakil Direktur Utama, Melisa Patricia, Direktur Utama, Belinda Natalia, Founder, Sanderawati Joesoef, Komisaris Utama, Hermanto Tanoko, Direktur BEI, Samsul Hidayat, Direktur BEI, Alpino Kianjaya serta Direktur PT Lautandhana Securindo sebagai penjamin emisi,Effendi A Irawan menyaksikan bersama sama dan menekan secara simbolis layar sentuh menandai pembukaan dan pencatatan saham perdana di Main Hall, Bursa Efek Indonesia,Jakarta, Jumat 5 Mei 2017.Produsen air minum dalam kemasan Cleo mencatatkan dan diperdagangkan di BEI sebagai emiten ke 5 dan emiten ke 540 di tahun 2017 pada tahap awal ditetapkan harga Rp 115 per lembar saham.Saham yang dilepas kepada publik mencapai 450 juta lembar saham dengan dana hasil IPO yang diraih sebesar Rp 51.750.000.000.Saham Cleo mengalami kelebihan permintaan atau over subsribed sebesar 2,95 kali dari seluruh saham yang ditawarkan.Hasil dana dari pelepasan saham ini sekitar 95% akan digunakan untuk pengembangan usaha dan sisanya sekitar 5% akan digunakan untuk modal kerja.(Budi Urtadi)
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More