News Update

Pencari Kerja Harus Tahu! Ini Ciri-Ciri Lowongan Kerja Palsu

Jakarta – Penipuan iklan lowongan kerja palsu masih mengintai para pencari kerja (job seekers) di Indonesia. Bahkan, kejahatan ini kerap mengatasnamakan platform daring pencari kerja.

Head of Country Marketing Indonesia, Jobstreet by SEEK, Sawitri, mengakui bahwa penipuan iklan lowongan kerja masih marak terjadi, termasuk di platform Jobstreet by SEEK itu sendiri.

“Kita sudah banyak sekali share bagaimana bisa menghindari scam itu sendiri. Jadi, para pencari kerja harus bisa memahami apa saja yang menjadi red flag (tanda peringatan),” jelasnya, saat ditemui Infobanknews, di Jakarta, Jumat, 21 Maret 2025. 

Baca juga : Jobstreet by SEEK Catat Lonjakan Iklan Lowongan Kerja di Luar Jawa, Ini Pemicunya

Sawitri menjelaskan, setiap perusahaan pencari kerja biasanya memberikan informasi detail terkait perusahaan mereka. Ia juga menekankan bahwa proses wawancara yang meminta sejumlah uang adalah salah satu tanda penipuan.

“Kemudian kalau sudah diwawancara, lalu mereka meminta uang itu sudah red flag. Jadi, pencari kerja itu harus sudah paham termasuk iming-iming gaji besar,” jelasnya.

Praktik Rekrutmen Palsu di Jobstreet by SEEK

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Jobstreet by SEEK, sekitar 1 persen dari 40.000 iklan lowongan kerja yang diposting setiap bulan di platform tersebut terindikasi sebagai praktik rekrutmen palsu.

“Persentasenya hampir 1 persen dari 40.000 lowongan kerja. Jadi keamanannya harus benar-benar kita perbaiki,” tegasnya.

Upaya Mencegah Penipuan Rekrutmen

Pihaknya pun berkomitmen untuk memastikan pengalaman pencarian kerja yang aman dan tepat sasaran bagi para pencari kerja.

Salah satu langkah yang diambil adalah menghadirkan iklan lowongan kerja yang legal dan kredibel melalui proses penyaringan ketat terhadap praktik rekrutmen yang berpotensi merugikan, termasuk indikasi penipuan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari dedikasi Jobstreet by SEEK dalam melindungi hak pencari kerja serta menciptakan ekosistem rekrutmen yang aman dan tepercaya.

Baca juga : DPR Soal IHSG Anjlok dan PHK Massal: Peringatan Serius bagi Ekonomi RI

Selain itu, SEEK, Jobstreet, dan JobsDB telah menerapkan sistem verifikasi pada platform mereka guna memastikan keabsahan iklan lowongan kerja.

Dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence), platform ini meningkatkan kemampuan deteksi dan pencegahan penipuan.

Dari Juli 2023 hingga Juni 2024, SEEK telah memindai 4,9 juta iklan lowongan kerja di kawasan Asia Pasifik dan menandai sekitar 10 persen di antaranya untuk ditinjau lebih lanjut guna memastikan keabsahannya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

24 mins ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

1 hour ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

2 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

2 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

3 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

3 hours ago