Jakarta – Pemerintah menyalurkan bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK pada 2025.
Bantuan ini berupa uang tunai yang ditunjukkan bagi siswa dari keluarga miskin untuk meringankan kebutuhan pendidikan, mulai dari alat tulis hingga biaya transportasi.
Pencairan dana PIP 2025 dilakukan dalam tiga termin. Pada Termin I, yakni Februari-April untuk kelas akhir dan penerima Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Kemudian, Termin II dilakukan pada Mei-September, termasuk Juni bagi siswa yang belum menerima tahap pertama. Terakhir, Termin III pada Oktober-Desember untuk penerima baru atau usulan tambahan.
Baca juga : Panduan Lengkap Cek dan Aduan Dana PIP yang Belum Cair
Nah, untuk mencairkan dana bantuan PIP 2025, siswa bisa mengambilnya di sejumlah di bank. Lantas, bank mana saja yang ditunjuk untuk pencairan PIP?
Dinukil laman puspaldik.dikdasmen.go.id, pencairan PIP tergantung pada jenjang pendidikan dan lokasi penerima bantuan. Adapun bank yang ditunjuk yakni, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Ada dua cara yang bisa dilakukan siswa untuk bisa mencairkan PIP di bank, yakni melalui penarikan tunai di ATM dan penarikan di teller bank.
Baca juga : Begini Cara Cek Pencairan PIP Termin 2 Tahun 2025
Sekedar informasi, baik penarikan uang tunai PIP di ATM atau teller bank, salah satu syaratnya siswa harus berusia minimal 17 tahun dan memiliki ATM aktif di bank penyalur.
Bagi siswa yang ingin melakukan pencairan PIP di teller bank, harus didampingi oleh wali murid dengan membawa dokumen persyaratan seperti buku tabungan rekening PIP, KTP orang tua/siswa, Kartu Keluarga (KK), formulir penarikan dari bank.
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More
Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More
Poin Penting Rosan Roeslani menekankan ekonomi syariah mampu memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Wakil Presiden Ma’ruf Amin optimistis pangsa pasar ekonomi syariah Indonesia bisa melebihi 50… Read More