Categories: Snapshot

Penawaran Umum Obligasi Subordinasi I Bank Jateng –

Penawaran Umum Obligasi Subordinasi I Bank Jateng –

Gubernur Jawa Tengah-Ganjar Pranowo (keempat kanan),Komisaris Utama Bank Jateng-Sri Puryono (ketiga kiri) dan Direktur Utama Bank Jateng-Supriyanto (keempat kanan) berfoto bersama usai Penawaran Umum Obligasi Subordinasi I Bank Jateng di Jakarta,Selasa 24 November 2015.PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) berencana menerbitkan Obligasi Subordinasi I Bank Jateng Tahun 2015 (“Obligasi Subordinasi”), sebanyak-banyaknya sebesar Rp.500.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap.Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi adalah PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas. Sementara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. bertindak sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi Subordinasi tersebut.(Budi Urtadi)

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

13 hours ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

13 hours ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

18 hours ago

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More

18 hours ago

Kadin Gandeng US-ABC Perluas Ekspor Alas Kaki ke AS

Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More

22 hours ago

Alasan Mahkamah Agung AS “Jegal” Kebijakan Tarif Trump

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More

24 hours ago