Pedestrians wear face masks to help prevent the spread of the coronavirus, Wednesday, April 1, 2020, in Pyongyang, North Korea. The new coronavirus causes mild or moderate symptoms for most people, but for some, especially older adults and people with existing health problems, it can cause more severe illness or death. (AP Photo/Cha Song Ho)
Jakarta – Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat adanya penurunan angka penambahan kasus baru covid-19 secara global sebesar 16% atau sekitar 2,7 juta kasus pada pekan lalu.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Satgas Covid-19 PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Zubairi Djoerban menilai terdapat beberapa penyebab yang membuat angka pasien covid menurun.
“Penurunan kasus Covid-19 bisa dikaitkan dengan banyak hal. Tapi yang utama adalah perilaku baik masyarakat dunia dan kepatuhan terhadap penguncian (lockdown), yang di Indonesia disebut PSBB atau PPKM,” kata Zubairi melalui akun Twitter-nya @ProfesorZubairi yang dikutip Sabtu 20 Febuari 2021.
Tak hanya itu, menurutnya faktor lain yang menyebabkan penurunan adalah kebiasaan memakai masker dan menjaga jarak, apalagi di dalam ruangan yang sangat membantu menurunkan kasus baru Covid-19.
“Anda bisa lihat di beberapa acara televisi Indonesia saat ini. Kesadaran memakai masker sudah terbentuk. Begitu pun di berbagai negara,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan data yang dibagikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Jumat (19/2) tercatat ada 10.614 kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga secara akumulatif ada 1.263.299 kasus positif Covid-19 di Indonesia hingga saat ini. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More