Pemulihan Ekonomi Tidak Merata Dorong Inflasi Global

Pemulihan Ekonomi Tidak Merata Dorong Inflasi Global

Risiko Perang Suku Bunga Antar Bank Sentral Berpotensi Melebar
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Monthly Outlook 2021 Bank OCBC NISP menyebutkan bahwa melonjaknya permintaan barang dan jasa yang didorong pemulihan ekonomi meningkatkan risiko inflasi global. Eli Lee Head of Investment Strategy, Bank of Singapore mengungkapkan inflasi indeks harga konsumen (IHK) telah melampaui 5% di Amerika, 4% di Zona Euro, dan 3% di Inggris.

Kenaikan inflasi ini seiring dengan ekonomi yang dibuka kembali dan terbukti lebih kuat dari yang diperkirakan bank sentral.

“Pemulihan global dari pandemi menghadapi tantangan yang signifikan. Inflasi terbukti lebih persisten dari yang diperkirakan bank sentral, namun prospek keseluruhan masih mendukung aset berisiko.” jelas Eli Lee pada keterangannya, 24 November 2021.

Selain kenaikan harga barang dan jasa, kenaikan harga energi seperti minyak, gas alam dan batubara bisa menyebabkan inflasi yang lebih luas jika perusahaan meneruskan biaya bahan bakar yang lebih tinggi kepada konsumen dengan menaikkan harga barang dan jasa.

Selain risiko inflasi, pemulihan ekonomi juga dibayangi risiko kasus baru yang terus muncul. Meskipun demikian, dampak pandemi terhadap aktivitas ekonomi jauh lebih sedikit dibandingkan dua gelombang pertama tahun 2020 dan penyebaran varian delta selama musim panas 2021. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Pilihan

escort bayan cialis

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini