Nasional

Pemulihan Bencana Sumatra Digenjot, Pemerintah Telusuri Dugaan Pelanggaran Lingkungan

Poin Penting

  • Pemerintah mempercepat pemulihan banjir di Sumatra dan Aceh melalui operasi terpadu TNI–Polri dengan membuka akses darat, laut, dan udara untuk distribusi bantuan.
  • Lebih dari 50 helikopter, pesawat angkut, dan kapal TNI dikerahkan guna menjangkau wilayah terisolasi serta memperlancar mobilisasi logistik.
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan menelusuri dugaan pelanggaran lingkungan, termasuk gelondongan kayu yang terbawa banjir, melalui analisis citra satelit.

Jakarta – Pemerintah terus mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatra dan Aceh melalui operasi terpadu TNI–Polri.

Upaya itu dilakukan dengan membuka akses wilayah, mempercepat distribusi bantuan, dan memastikan keamanan serta keselamatan personel di lapangan.

Pemulihan dilakukan melalui penguatan jalur logistik darat, laut, dan udara, penegakan hukum atas temuan di lapangan, hingga dukungan teknologi dan peralatan dari seluruh matra TNI.

Baca juga: Pemerintah Bisa Gunakan Anggaran On Call Rp4 Triliun Tangani Banjir Sumatra

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, akses distribusi bantuan kini semakin terbuka melalui jalur darat, laut, dan udara. Enam wilayah Aceh telah dapat diakses melalui jalur laut, sementara delapan kabupaten lainnya sudah dapat dijangkau melalui jalur darat.

“Saat ini sudah dapat diakses dengan kapal laut di 6 wilayah seperti Lhokseumawe, Bireun, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang. Dapat diakses dengan truk jalur darat terdapat 8 wilayah Pidie, Pidie Jaya, Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Nagan, Aceh Selatan, Aceh Singkil, dan Subulussalam," bebernya, dinukil laman SETKAB, Kamis, 4 Desember 2025.

"Pada prinsipnya untuk tahap awal bantuan logistik ini sudah bisa disalurkan sampai di tingkat kecamatan,” sambungnya.

Penguatan Komando dan Logistik Udara–Laut

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno menambahkan, pemerintah terus memperkuat struktur komando penanganan bencana melalui aktivasi posko terpadu di tingkat provinsi dan kabupaten. 

Pos pendamping nasional dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, dan kementerian terkait juga telah ditempatkan untuk menjaga kelancaran distribusi logistik.

“Untuk memastikan penyaluran bantuan dan evakuasi, pesawat angkut A400 telah diterjunkan untuk mobilisasi logistik berskala besar. Lebih dari 50 helikopter dari TNI, Polri, dan BNPB juga digunakan untuk menjangkau wilayah terisolir," katanya lagi.

Baca juga: Banjir Sumatera, Dony Oskaria Minta BUMN Turun Tangan dan Kapolda Usut Pembalakan Liar

"Kami juga memberi laporan daerah yang aksesnya terputus seperti Aceh Tamiang, Langsa, dan per kemarin sudah berhasil dilakukan air drop dengan pesawat angkut TNI AU, CN-295, A-2904, dan juga C-130J Super Hercules. Didukung oleh pengiriman logistik melalui jalur laut dengan kapal TNI, kapal angkut TNI,” jelasnya.

Page: 1 2

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

IHSG Berpeluang Menguat, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung menguat dengan area support 7.715–7.920 dan resistance 8.325–8.530,… Read More

3 hours ago

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

13 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

13 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

14 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

14 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

15 hours ago