Staf Khusus Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota Nirwono Yoga dalam Diskusi Catatan Transportasi Awal Tahun 2026, di Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.
Poin Penting
Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan bahwa kenaikan tarif transjakarta ditunda tahun ini. Hal ini sesuai dengan arahan pemerintah pusat untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Kenaikan itu (tarif Transjakarta) ditunda karena ada permintaan dari pemerintah pusat. Ini lebih kepada pertimbangan situasi ekonomi yang kurang baik, kurang kondusif. Terus kemudian kita harus pertimbangkan daya beli masyarakat,” ujar Staf Khusus Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Yoga, dalam Diskusi Catatan Transportasi Awal Tahun 2026, di Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.
Menurutnya, pemerintah pusat yang sejatinya akan menentukan kapan kenaikan tarif angkutan massal tersebut berlaku.
Saat ini, tarif Transjakarta sendiri sebesar Rp3.500, yang sudah bertahan lebih dari dua dekade. Adapun Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengusulkan penyesuaian harga tiket TransJakarta dari Rp3.500 menjadi Rp5.000.
Usulan kenaikan tarif tersebut tak lain untuk menjaga keseimbangan subsidi dan layanan publik.
Baca juga: Airlangga Pede Negosiasi Tarif Dagang RI-AS Rampung Akhir 2025
Nirwono menambahkan, meski belum menaikkan tarif Transjakarta, namun Pemprov DKI Jakarta menganggarkan subsidi Rp3,7 triliun untuk menjaga tarif Transjakarta tetap terjangkau.
Namun, pagu tersebut lebih rendah dari realisasi anggaran 2025, Rp4,1 triliun. Padahal, untuk mempertahankan tingkat layanan yang serupa dengan 2025, dibutuhkan anggaran Rp4,8 triliun.
“Kalau anggarannya hanya Rp3,7 triliun, maka ada dua pilihan, layanannya turun atau layanannya berhenti di tengah tahun. Tentu ini tidak kita inginkan,” bebernya.
Baca juga: Gebyar Awal Tahun, PLN Beri Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Oleh karena itu, Pemprov DKI pun berencana menambah anggaran melalui APBD Perubahan yang bakal dibahas pada pertengahan tahun.
“Selisih anggaran sekitar Rp1,1 triliun akan dimasukkan dalam APBD Perubahan, sehingga layanan Transjakarta tetap sama dengan 2025 sampai akhir tahun,” jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan bahwa wacana kenaikan tarif Transjakarta sebagai dampak efisiensi transfer anggaran ke daerah (TKD) oleh pemerintah pusat. Dirinya mengaku telah mendengar adanya usulan kenaikan tarif Transjakarta menjadi Rp5 ribu – Rp7 ribu. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara dipicu deformasi kerak bumi dengan mekanisme thrust… Read More
Jakarta – PT PLN (Persero) mencatat lonjakan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga… Read More
Poin Penting SeaBank mencatat laba bersih Rp678,4 miliar di 2025, tumbuh 79 persen yoy, melanjutkan… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian (Antam, Galeri24, UBS) kompak naik pada 2 April 2026,… Read More
Acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Perempuan Internasional 2026 dan wujud komitmen Generali Indonesia… Read More
Jakarta - Pada pembukaan perdagangan hari ini (2/4) pukul 09.06 WIB Indeks Harga Saham Gabungan… Read More