“Ini kan pemindahan ibu kota. Jadi semuanya harus diatur seperti perizinan di DPR-nya bagaimana dan DPRD-nya. Jadi tidak bisa gampang begitu saja seperti memindahkan kampung,” ungkap Agus kepada Infobank.
Agus menilai, dalam membangun ibu kota yang baru kelak bila dilaksanakan, seluruh infrastruktur harus segera tertata terlebih dahulu seperti bandara, saluran listrik beserta jaringan komunikasi yang memadai.
Baca juga: Pemerintah Terus Kaji Pemindahan Pusat Pemerintahan
“Itu kan Ibu Kota, jaringannya strategis, bagaimana jaringan intelejennya, bandara yang memadai untuk menyambut kepala negara lain bila berkunjung,” ungkap Agus.
Ia juga menilai bila kelak pemindahan Ibu Kota ini terjadi dapat meningkatkan kesejahteraan serta perekonomian daerah Palangkaraya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Kredit konsumen Bank Danamon tumbuh double digit di 2025, mencapai sekitar 12–15 persen,… Read More
View Comments
yakin bisa di pindahin nih ibukota?