“Ini kan pemindahan ibu kota. Jadi semuanya harus diatur seperti perizinan di DPR-nya bagaimana dan DPRD-nya. Jadi tidak bisa gampang begitu saja seperti memindahkan kampung,” ungkap Agus kepada Infobank.
Agus menilai, dalam membangun ibu kota yang baru kelak bila dilaksanakan, seluruh infrastruktur harus segera tertata terlebih dahulu seperti bandara, saluran listrik beserta jaringan komunikasi yang memadai.
Baca juga: Pemerintah Terus Kaji Pemindahan Pusat Pemerintahan
“Itu kan Ibu Kota, jaringannya strategis, bagaimana jaringan intelejennya, bandara yang memadai untuk menyambut kepala negara lain bila berkunjung,” ungkap Agus.
Ia juga menilai bila kelak pemindahan Ibu Kota ini terjadi dapat meningkatkan kesejahteraan serta perekonomian daerah Palangkaraya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting Pengguna MADINA naik 13% menjadi lebih dari 13.700, dengan frekuensi transaksi mencapai 2… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More
Poin Penting PKSS menargetkan pertumbuhan dengan memperluas pasar di luar BRI Group, membidik total 360… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More
View Comments
yakin bisa di pindahin nih ibukota?