Ilustrasi - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritik kepada Ketua Federal Reserve Jerome Powell (kiri) pada Selasa (22/7/2025). (Foto: ANTARA/HO-Andolu/pri)
Poin Penting
Jakarta – Para pemimpin bank sentral global kompak menyatakan dukungan terhadap Ketua Federal Reserve Amerika Serikat (AS) Jerome Powell. Sikap ini muncul menyusul ancaman dakwaan pidana yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump kepada Powell.
“Kami berdiri dalam solidaritas penuh dengan Sistem Federal Reserve dan Ketuanya Jerome H. Powell,” kata para kepala Bank Sentral Eropa, Bank of England, dan sembilan lembaga lainnya, dikutip Reuters, Rabu, 14 Januari 2026.
Baca juga: Rupiah Dibuka Melemah Imbas Gejolak Geopolitik yang Makin Meningkat
Para pemimpin bank sentral ini menegaskan pentingnya independensi bank sentral sebagai fondasi utama stabilitas ekonomi global.
Mereka menyebut, kemandirian bank sentral berperan krusial dalam menjaga stabilitas harga dan sistem keuangan, sekaligus melindungi kepentingan publik.
“Kemandirian bank sentral adalah landasan stabilitas harga, keuangan, dan ekonomi demi kepentingan warga negara yang kami layani,” jelasnya.
Penyelidikan oleh pemerintahan AS secara resmi dikaitkan dengan proyek renovasi kantor pusat The Fed. Namun, Powell menyebut langkah tersebut bukan semata soal administratif.
Menurut Powell, penyelidikan itu sebagai ‘dalih’ yang digunakan untuk membuka jalan bagi campur tangan Trump dalam kebijakan suku bunga.
Baca juga: Trump Ngebet Garap Cadangan Emas Venezuela, Ternyata Segini Nilainya
Diketahui, ketegangan antara Trump dan Powell sudah lama terjadi. Di berbagai kesempatan, Trump berulang kali menyerang Powell lantaran dianggap tidak cukup cepat memangkas suku bunga. Trump bahkan pernah menghina Powell dengan sebutan “si bodoh” (numbskull).
Situasi semakin memanas dalam sepekan terakhir. Powell secara terbuka menyatakan dirinya menjadi sasaran investigasi kriminal oleh Departemen Kehakiman (DoJ) AS.
Menurut Powell, langkah tersebut merupakan bentuk intimidasi yang belum pernah terjadi sebelumnya terkait kebijakan moneter. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OTT pegawai pajak dinilai momentum bersih-bersih institusi, bukan cerminan keseluruhan DJP. DPR menegaskan… Read More
Poin Penting Trump mengancam tarif 25% bagi negara yang berdagang dengan Iran, berlaku untuk seluruh… Read More
Poin Penting IHSG sesi I menguat 0,89% ke level 9.028 dan mencetak rekor tertinggi sepanjang… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akan mengevaluasi pegawai DJP usai OTT KPK terkait dugaan suap pemeriksaan… Read More
Poin Penting Pendanaan pindar cenderung meningkat saat Ramadan, didorong naiknya kebutuhan konsumsi dan modal usaha… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membagikan dividen interim Rp9,3 triliun atau Rp100 per saham kepada pemegang… Read More