Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa program bansos pangan beras gratis kepada masyarakat berpendapatan rendah akan terus bergulir.
“Bulan Januari sudah terima (bansos beras gratis)? Berarti nanti Februari dapat lagi, Maret dapat lagi. Siapa yang enggak setuju? April dapat lagi, Mei dapat lagi, Juni dapat lagi,” kata Jokowi, saat menyerahkan bantuan pangan cadangan beras kepada 1.064 keluarga penerima manfaat (KPM) di Tangerang Selatan, Banten, dikutip Selasa, 20 Februari 2024.
Baca juga: Duh! Beras Mulai Langka dan Mahal, Gara-Gara Bansos Pangan?
Eks Wali Kota Solo itu mengatakan, setelah bulan Juni, bansos beras gratis akan dilanjutkan apabila anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) mencukupi.
“Nanti setelah Juni, kita lihat APBN-nya mencukupi tidak. Kalau mencukupi dilanjutkan lagi. Berarti sudah terima semua? Sudah terima semuanya,” jelasnya.
Jokowi menjelaskan, bantuan beras gratis tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membantu masyarakat di tengah kenaikan harga pangan utamanya beras secara global yang masih terjadi hingga saat ini.
Baca juga: Stok Beras Premiun Langka di Ritel Modern, Wapres Perintahkan Hal Ini
“Kenapa (harganya) naik? Karena ada yang namanya perubahan iklim, perubahan cuaca, sehingga banyak yang gagal panen padahal yang makan tetap, produksinya berkurang, sehingga harganya menjadi naik,” bebernya.
Oleh karena itu, pemerintah memberikan bansos beras gratis ini agar meringankan masyarakat semuanya karena terjadi kenaikan harga beras. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More