Oleh : Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group
BICARA dengan Faisal Basri, ekonom senior INDEF, seperti bicara dengan data-data. Setiap kata yang diucapkan selalu diawali dengan data. Suaranya lirih, pelan tapi penuh keyakinan. ”Saya punya data, Mas. Ngeri, kalau membacanya,” demikian saya sering mendengar ucapan Pak Faisal dalam banyak diskusi di ruang belakang kantor INDEF, Jalan Batu Merah, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Saya mengenal Faisal Basri di awal-awal tahun 1990-an ketika masih menjadi ekonom Universitas Indonesia (UI). Beliau menjadi narasumber Infobank ketika beliau menjadi researcher dari LPEM-UI. Ekonom muda yang kritis dan berani. Penampilannya yang khas dengan tas ransel dan jalannya yang cepat. Sederhana dengan baju kesukaan warna biru muda serta celana panjang cokelat krem. Bertopi pet ala Pak Tino Sidin.
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More