Jakarta – Pemerintah bersama Satgas Covid-19 terus berkomitmen untuk menyiapkan kebutuhan penanganan pasien Covid-19 di berbagai daerah. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa saat ini terdapat 422 laboratorium pemeriksaan PCR (Polymerase Chain reaction) dan TCM (tes cepat molekuler) yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Pemerintah telah menyiapkan stok reagen PCR untuk 795 ribu spesimen, dan reagen RNA sebanyak 686 ribu spesimen,” ujar Wiku pada keterangan persnya yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, seperti dikutip, Rabu, 4 November 2020.
Kemudian, pemerintah juga sedang melakukan pengadaan obat untuk mengantisipasi pemenuhan kebutuhan obat hingga akhir tahun 2020. Penyediaan obat penanganan pasien Covid-19 mengacu pada Protokol Tata Laksana Covid-19. Sebagian besar obat tersebut telah diproduksi oleh industri farmasi nasional dan bahan bakunya telah masuk ke Indonesia sejak April 2020.
Wiku juga menghimbau fasilitas kesehatan agar meningkatkan kualitas pelayanan Covid-19. Perbanyak rumah sakit atau bed (tempat tidur) yang terkait keadaan darurat jika diperlukan. Pemerintah daerah diminta berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan dan Satgas pusat, jika membutuhkan bantuan dalam penanganan Covid-19.
Lebih jauh, pemerintah juga terus mencanangkan dan meningkatkan kedisiplinan pelaksaanaan protokol kesehatan di seluruh lapisan masyarakat untuk terus menekan angka kasus. Penerapan 3M yang ketat akan berdampak pada penanganan Covid-19 yang lebih cepat pula. (*) Evan Yulian Philaret.
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More