Bea lelang
Jakarta – Guna memenuhi sebagian target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di 2016, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah melakukan penerbitan Surat Utang Negara (SUN) berdenominasi rupiah.
Menurut keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) yang dikutip dari laman Kemenkeu, di Jakarta, Selasa, 9 Februari 2016 , Pemerintah menerbitkan SUN senilai Rp1,7 triliun dengan cara private placement.
Dalam penerbitan SUN ini, DJPPR mengaku, transaksi telah dilakukan pada 3 Februari 2016, sementara setelmen dilakukan pada 5 Februari 2016.
SUN yang diterbitkan ini merupakan jenis fixed rate seri FR0069, dengan status dapat diperdagangkan (tradable). Dengan tingkat kupon sebesar 7,875% dan yield sebesar 7,9%, SUN seri FR0069 akan jatuh tempo pada 15 April 2019. (*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,61 persen ke level 7.351,99 pada awal perdagangan, melanjutkan tren… Read More
Poin Penting Rupiah menguat tipis ke Rp17.083 per dolar AS di awal perdagangan, didorong pelemahan… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian pada 10 April 2026 kompak turun untuk tiga produk:… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan pada awal pekan, dengan level support 7.084–7.191 dan resistance… Read More
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More