Jakarta – Pemerintah menargetkan sekitar 10 juta usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempunyai Nomor Induk Berusaha (NIB) hingga akhir tahun 2023. Adapun hingga 10 April 2023 sistem (Online Single Submission) OSS sudah menerbitkan sebanyak 3.803.578 NIB.
“Berdasarkan perhitungan kita, hingga akhir tahun 2023 target yang bisa dicapai sekitar 10 juta,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam agenda Rakor Percepatan NIB, Sertifikasi Halal, dan SNI di Jakarta, 11 April 2023.
Menurutnya, untuk bisa mencapai target tersebut yakni dengan menyasar potensi 7,1 juta debitur KUR di mana dibutuhkan sebuah kesiapan sistem OSS yang bisa mengakomodasi meningkatnya jumlah pendaftar NIB.
“Diperlukan kesiapan sistem OSS yang memadai dalam mengakomodasi pendaftar yang lebih besar sehingga bisa tercapai potensi 7,1 juta debitur KUR,” jelasnya.
Oleh sebab itu, pemerintah ke depannya bakal mempercepat penerbitan Standarisasi Nasional Indonesia (SNI) serta Sertifikasi Halal.
Berdasarkan data pihaknya, sampai dengan 1 Februari 2023 tercatat ada sekitar 62,505 atau 0,09 persen pelaku usaha mikro dan kecil yang mendapatkan hak menggunakan tanda SNI Bina UMK secara gratis.
“Kita harus gencar melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada para UMKM yang ingin menerapkan SNI Bina UMK,” pungkasnya. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo bertemu tokoh dan ormas Islam di Istana untuk berdiskusi dan menampung… Read More
Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More
Jakarta - Jalan terjal yang dilalui bank-bank KBMI 2 belakangan ini kelihatannya terasa makin berat.… Read More
Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More