News Update

Pemerintah Siapkan Rp7,99 Triliun untuk Stimulus Diskon PPN Pembelian Rumah

Jakarta – Pemerintah telah resmi memberikan insentif pajak untuk pembelian mobil baru dan rumah melalui penghapusan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM)  hingga pembebasan PPN 100% untuk pembelian rumah dibawah Rp2 Miliar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran senilai Rp7,99 triliun untuk menjalankan kebijakan tersebut. Dimana kebijakan tersebut sudah dikalkulasikan pada anggaran insentif usaha dalam anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 yang sebesar Rp699,43 triliun.

“Di sini kita masukkan komposisinya termasuk yang hari ini PPnBM maupun untuk perumahan yang masuk komponen insentif usaha,” kata Sri melalui video conference di Jakarta, Senin, 1 Maret 2021.

Secara rinci, Sri menekankan, untuk insentif relaksasi pengenaan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor atau mobil baru alokasi anggaran yang ditanggung pemerintah sebesar Rp2,99 triliun.

Sementara itu, untuk pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sektor perumahan yang ditanggung pemerintah ditetapkan anggarannya sebesar Rp5 triliun, sehingga total keduanya Rp7,99 triliun.

“Jadi ini sudah masuk ke insentif usaha yang Rp58,46 triliun di mana kendaraan bermotor dan perumahan masuk kategori insentif usaha,” tegas mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini.

Sebagai informasi, untuk spesifik bentuk insentif PPnBM ditanggung pemerintah dalam sektor kendaraan bermotor diuraikan Sri dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20 Tahun 2021. Sementara itu, untuk pemberian insentif PPN sektor perumahan yang ditanggung pemerintah ditetapkan Sri Mulyani pada aturan rinciannya dalam PMK Nomor 21 Tahun 2021. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

WFH Tiap Jumat, Ini Cara Menhub agar Layanan Transportasi Tetap Normal

Poin Penting Kemenhub menerapkan kehadiran 40 persen pegawai per hari untuk memastikan layanan transportasi tetap… Read More

47 mins ago

Marak Penipuan Rekrutmen KAI, Masyarakat Diminta Waspada

Poin Penting KAI mengimbau masyarakat waspada terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Seluruh proses… Read More

1 hour ago

Tak Ada Visa Haji Furoda 2026, Jalur Resmi Hanya 2 Ini

Poin Penting Pemerintah Arab Saudi menegaskan tidak menerbitkan visa haji furoda pada penyelenggaraan haji tahun… Read More

1 hour ago

BRI Alihkan Saham BRI-MI dan PNM-IM ke Danantara Asset Management

Poin Penting BRI alihkan kepemilikan BRI-MI dan PNM-IM ke Danantara Asset Management melalui PJBB sebagai… Read More

2 hours ago

Airlangga Respons Santai Proyeksi Bank Dunia: Masih di Atas Rerata Global

Poin Penting Bank Dunia pangkas proyeksi ekonomi RI 2026 menjadi 4,7% dari 4,8% akibat ketidakpastian… Read More

2 hours ago

BEKS Pasang Target Agresif di 2026, Incar Kenaikan Aset dan Laba Double Digit hingga Tekan NPL

Poin Penting Bank Banten membidik aset tumbuh ~20 persen menjadi Rp12 triliun dan laba bersih… Read More

2 hours ago