Nasional

Pemerintah Siapkan Evakuasi WNI dari Iran

Poin Penting

  • Menteri Luar Negeri Sugiono memerintahkan Duta Besar RI di Teheran menyiapkan evakuasi bertahap bagi WNI dari wilayah terdampak konflik Timur Tengah
  • Pemerintah terus memantau eskalasi yang dinilai dinamis, dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar siap menghadapi segala kemungkinan
  • Indonesia menegaskan sikap konsisten mendorong penyelesaian damai, siap menjadi mediator, dan menekankan penghormatan terhadap kedaulatan negara.

Jakarta – Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif untuk melindungi warga negara Indonesia (WNI) menyusul meningkatnya eskalasi di kawasan Timur Tengah.

Sugiono mengatakan, dirinya telah memerintahkan Duta Besar Republik Indonesia di Teheran untuk menyiapkan langkah evakuasi bagi WNI yang berada di wilayah terdampak.

“Perlu diketahui, dari semua WNI yang ada di wilayah-wilayah terdampak tidak semuanya kemudian menyampaikan keinginan untuk dievakuasi. Tapi tadi disampaikan ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut,” ujar Sugiono, dalam keterangannya, Rabu, 4 Maret 2026.

Baca juga: Pakar Nilai Langkah Prabowo Mediasi AS–Iran Tak Mudah, Ini Tantangannya

Ia menjelaskan, pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi yang dinilai masih sangat dinamis. Presiden Prabowo Subianto, kata dia, juga telah mengingatkan agar seluruh jajaran siap menghadapi berbagai kemungkinan.

“Disampaikan oleh Bapak Presiden bahwa apa pun yang akan terjadi, kita harus siap untuk menghadapi segala kemungkinan,” ucapnya.

Sugiono juga mengungkapkan telah melakukan komunikasi dengan Menteri Luar Negeri Iran. Dalam pembicaraan tersebut, Iran menjelaskan posisinya, sementara Indonesia menegaskan sikap konsistennya dalam mendorong penyelesaian damai.

Indonesia, kata Sugiono, menyesalkan gagalnya perundingan yang berujung pada meningkatnya eskalasi. 

Baca juga: UEA Siap Tambah Investasi di Indonesia, Ini Hasil Pertemuan Prabowo dan MBZ

Pemerintah juga menekankan pentingnya penghormatan terhadap integritas dan kedaulatan wilayah suatu negara serta mendorong semua pihak kembali ke meja perundingan.

Dalam komunikasi itu, Indonesia turut menyampaikan kesiapan untuk berperan sebagai mediator guna membantu meredakan ketegangan di kawasan tersebut.

“Yang pasti kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut. Dan ini merupakan pandangan-pandangan yang juga beliau terima,” tandasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Mendikdasmen Ajukan ABT Rp181 T, Pastikan Tak Diambil untuk MBG

Poin Penting ABT Rp181 triliun bukan untuk MBG, melainkan untuk program mendesak seperti revitalisasi 20… Read More

15 mins ago

Kredit UMKM Tertekan, OJK Perkuat Skema Pembiayaan Inklusif

Poin Penting Hingga Januari 2026, kredit UMKM tercatat Rp1.482,99 triliun, menunjukkan tren perlambatan akibat dinamika… Read More

25 mins ago

OJK Sebut Perluasan Klasifikasi Investor Capai 94 Persen, Target Rampung Maret

Poin Penting Reformasi klasifikasi investor hampir rampung, dengan progres mencapai 94% dan target implementasi pada… Read More

41 mins ago

Harga Minyak Terancam Melonjak, Celios Dorong Transisi Energi dan Revisi APBN

Poin Penting Celios mendorong percepatan transisi energi melalui pemanfaatan energi terbarukan dan elektrifikasi transportasi guna… Read More

54 mins ago

Memperkuat Sinergitas Koordinasi Otoritas Moneter dan Otoritas Fiskal

Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DARI pemberitaan di… Read More

1 hour ago

Transaksi Digital BSI Naik 24 Persen per Ramadan, Siapkan Likuiditas Rp45 T Jelang Lebaran

Poin Penting Transaksi digital BSI naik 24% secara bulanan selama Ramadan 2026, terutama pada layanan… Read More

1 hour ago