Categories: Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah Siap Suntik Rp2 Triliun ke Indonesia Eximbank

Suntikan dana sebesar Rp2 triliun yang diberikan kepada Indonesia Eximbank akan masuk dalam perencanaan APBN di 2016. Rezkiana Nisaputra

Jakarta–Guna mendorong kegiatan ekspor Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan memberikan suntikan dana sebesar Rp2 triliun kepada Indonesia Eximbank (Lembaga Pembiayaan Ekpor Indonesia/LPEI) yang nantinya akan disalurkan bagi perusahaan yang ingin melakukan kegiatan ekspor.

Menurut Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara Kementerian Keuangan, Brahmantio Isdijoso, hal ini sejalan dengan telah keluarnya regulasi khusus yang diberikan kepada LPEI dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.134/PMK.08/2015 tentang Penugasan Khusus kepada LPEI. Diharapkan, LPEI dapat memberikan fasilitas pembiayaan ekspor bagi perusahaan yang berdomisili di dalam maupun di luar negeri.

“Untuk 2015 sedang dijajaki, paling enggak ada pilot project atau show cash yang sudah direalisasikan. Memang jumlahnyaitu enggak sampai triliunan, tapi ini awal insiatif untuk upayakan ekspor ke wilayah baru,” ujar Brahmantio di Kantor Kementerian

Dia mengungkapkan, suntikan dana yang diberikan sebesar Rp2 triliun kepada Indonesia Eximbank tersebut akan masuk dalam perencanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) di 2016. Dengan adanya suntikan dana itu, maka LPEI dapat memberikan fasilitas pembiayaan ekspor, penjaminan, dan asuransi maipun proyek di luar negeri yang secara komersil sulit dilakukan.

Sedangkan, perusahaan yang akan mendapatkan fasilitas pembiayaan tersebut, kata dia, harus memiliki kriteria tertentu. Misalnya, perusahaan harus dapat meningkatkan daya saingnya dan nilai tambah produk Indonesia. Kedua, harus mendukung pertumbuhan industri di dalam negeri. Ketiga harus memiliki potensi peningkatan dan pengembangan ekspor dalam jangka panjang.

“Nanti akan dibentuk komite, dan komite itu rencananya akan dibentuk September ini, semoga selesai,” tutup Brahmantio. (*)

@rezki_saputra

Paulus Yoga

View Comments

Recent Posts

Ahli Usul RUU Perampasan Aset Difokuskan Jerat Pejabat Publik

Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More

24 mins ago

Bank Amar Bidik UMKM untuk Perkuat Ekonomi Digital

Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More

52 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Melemah ke 7.268, Sektor Industri Pimpin Pelemahan

Poin Penting IHSG melemah tipis 0,15% ke level 7.268,03 pada penutupan sesi I perdagangan (9/4).… Read More

2 hours ago

Prabowo: Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta Meski Harga Avtur Naik

Poin Penting Pemerintah memastikan biaya haji 2026 turun Rp2 juta meski harga avtur naik. Kenaikan… Read More

2 hours ago

Menimbang Kriteria Calon Dirut BEI

Oleh Paul Sutaryono PADA 25 Maret 2026, Mahkamah Agung telah resmi melantik Friderica Widyasari Dewi… Read More

3 hours ago

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

4 hours ago