Jakarta–Hajatan rutin tiap tahun, mudik lebaran, selalu menyita perhatian hampir semua kalangan. Karenanya, pemerintah pun sigap mempersiapkan hajat yang melibatkan jutaan umat tersebut. Dengan slogan “Mudik Bareng Guyub Rukun”, pemerintah berkomitmen menjadikan mudik tahun 2017 berjalan dengan selamat, aman dan nyaman, sehat, guyub dan rukun.
Di bawah Kemenko Maritim, Kementerian Perhubungan melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Antara lain turut melibatkan Kementerian PUPR, Kemenkes, Pertamina, Jasa Marga, dan Polri. Tujuannya adalah untuk memberikan layanan maksimal kepada masyarakat dari semua lini.
“Pemerintah berkomitmen untuk menjamin mudik Lebaran tahun ini berjalan dengan selamat, aman dan nyaman. Kami ingin masyarakat yang melakukan mudik merasa enjoy menikmati perjalanannya,” ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam Diskusi Forum Merdeka Barat 9 dengan tema ”Mudik Bareng Guyub Rukun” di Galeri Nasional, Jakarta, Kamis, 22 Juni 2017.
Menhub juga menjelaskan harapan agar seluruh penyelenggara transportasi berkomitmen mewujudkan mudik yang selamat, guyub dan rukun. “Maksudnya adalah menyelenggarakan mudik dengan selamat dan baik, menyelesaikan permasalahan mudik secara bersama-sama,” ungkap Budi.
Untuk memastikan penyelenggaraan mudik berjalan lancar, Menhub meminta seluruh jajarannya dan juga jajaran BUMN sektor transportasi untuk tidak cuti sampai selesainya penyelenggaraan mudik yang berlangsung mulai dari 15 Juni 2017 (H-10) sampai 11 Juli 2017 (H+15). (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More
Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More
Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More
Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More
Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More