Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan
Poin Penting
Jakarta – Pemerintah memutuskan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa hanya dilakukan pada hari sekolah. Kebijakan ini diambil setelah evaluasi lintas kementerian dan lembaga untuk meningkatkan efektivitas program.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan sebelumnya MBG sempat diberikan selama enam hari, termasuk saat hari libur. Namun, skema tersebut dinilai kurang efektif.
“Dalam rangka perbaikan dan efektivitas pelaksanaan, MBG kini hanya diberikan pada hari sekolah. Kalau libur, termasuk libur Lebaran, tidak ada penyaluran karena dinilai tidak efektif,” ujar pria yang akrab disapa Zulhas dikutip ANTARA, Jumat, 3 April 2026.
Baca juga: Dukung Makan Bergizi Gratis, Danantara Biayai Peternak Ayam Rp20 Triliun
Kendati demikian, pemerintah memastikan program MBG tetap berjalan bagi kelompok rentan. Berdasarkan Pedoman Tata Kelola Penyelenggaraan MBG selama libur sekolah yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional, distribusi bagi kelompok 3B—ibu hamil, ibu menyusui, dan balita—tetap dilakukan enam hari dalam sepekan, tanpa terpengaruh kalender libur sekolah.
Sementara itu, bagi siswa dan santri, penyaluran MBG saat libur hanya dilakukan secara terbatas, yakni pada sekolah atau pesantren yang tetap membuka layanan distribusi.
Zulkifli menambahkan, perhatian khusus juga diberikan pada daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta wilayah dengan angka stunting tinggi. Di daerah tersebut, skema penyaluran MBG dapat lebih fleksibel.
“Untuk daerah 3T dan yang tingkat stunting-nya tinggi, bisa saja ditambah satu hari pemberian. Ini bentuk perlakuan khusus sesuai kondisi wilayah,” katanya.
Baca juga: Gaji Petugas Program Makan Bergizi Gratis Terlambat, BGN Buka Suara
Ia menegaskan, tidak ada perubahan dalam pelaksanaan MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Menurutnya, kelompok ini menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi masa depan.
“Program untuk ibu hamil, menyusui, dan balita sangat penting karena akan menentukan masa depan anak-anak kita dan Indonesia ke depan,” ujar dia.
Penyempurnaan Terus Dilakukan
Pemerintah saat ini masih terus melakukan penyempurnaan program MBG agar penyalurannya semakin tepat sasaran dan berdampak maksimal, terutama dalam menekan angka stunting nasional.
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More