Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, ditengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, Pemerintah bakal menperpanjang program bantuan sosial tunai (BST) selama 2 bulan kedepan hingga Agustus 2021.
Sri Mulyani menambahkan, BST ini diperuntukan bagi 10 juta masyarakat yang tidak mampu, keluarga miskin dan mereka yang belum menerima program PKH dan kartu sembako.
“Untuk perpanjangan selama dua bulan ini akan dibayarkan pada Juli dan Agustus kepada 10 juta Keluarga Penerma Manfaat (KPM) di 34 provinsi. Perpanjangan BST akan membutuhkan anggaran Rp 6,1 triliun,” kata Sri Mulyani melalui video conference di Jakarta, Jumat 2 Juli 2021.
Sri Mulyani menuturkan, hingga saat ini BST sudah diberikan kepada 9,6 juta kelompok penerima manfaat atau KPM dengan anggaran Rp11,94 triliun yaitu penyaluran Januari-April yang dilakuan setiap bulan dengan indeks Rp 300 ribu per kelompok penerima per bulan.
Dirinya menambahkan, perpajangan BST dua bulan ini akan membutuhkan anggaran tambahan hingga Rp 6,1 triliun. Sebagai catatan, pemerintah akan mengunakan data kelompok penerima dari penyaluran Januari-April yang realisasinya sebanyak 9,6 juta KPM.
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More