Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah Percepat Sertifikasi Kawasan Ekonomi Khusus

Jakarta– Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian mengadakan rapat koordinasi mengenai percepatan sertifikasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Adapun yang hadir pada rapat tersebut Menteri Perdagangan yang diwakili oleh Dirjen Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diwakili Dirjen Planologi Sigit Hardiwinarto, Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Sofyan Djalil.

Terdapat juga perwakilan dari Kementerian Pertanian, Badan Koordinasi Penanaman Modal, Kepala Badan Restorasi Gambut, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan yang diwakilkan PMU KEK Tanjung Api-api, Gubernur Provinsi Kalimantan Timur yang diwakilkan Asisten II, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Gubernur Provinsi Maluku Utara yang diwakilkan oleh sekretaris daerah.

“Tadi yang dibahas 4 wilayah dan kita sudah teliti kesiapan SDMnya, infrastrukturnya, tinggal pendelegasiannya,” ungkap Dirjen Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan setelah menghadiri rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta, Jumat 16 Maret 2018.

Baca juga: Sinergi Kebijakan Fiskal dan Moneter Dorong Percepatan Pembangunan

Dirinya menjelaskan, para perwakilan pemerintah daerah dari keempat kawasan telah menjabarkan kondisi dan persiapan dalam membangun kawasan ekonomi khusus di wilayahnya.

“Mereka hadir disini menyatakan seperti apa kondisinya dan kita juga laporkan bahwa mereka ada SDM nya yang sudah kita latih dan infrastrukturnya sudah dilihat,” tambah Oke.

Sebagai informasi, pemerintah pada saat ini memang sedang mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan membangun empat kawasan baru yakni KEK di Tanjung Api-Api, KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan, KEK Bitung, dan KEK Morotai.(*)

Suheriadi

Recent Posts

BPJS Kesehatan Buka Suara soal Bayi Baru Lahir Otomatis Terdaftar JKN, Ini Faktanya

Poin Penting Bayi baru lahir belum otomatis menjadi peserta JKN, tetap harus didaftarkan. BPJS masih… Read More

23 mins ago

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

7 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

10 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

11 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

11 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

11 hours ago