News Update

Pemerintah Patok Pendapatan Negara Hingga Rp1.894,7 triliun

Jakarta — Pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tingkat II pengambilan keputusan atas Rancangan Undang-undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018, DPR telah menyetujui ajuan Badan Anggaran (Bangar) DPR untuk mengesahkan menjadi Undang-Undsang (UU) APBN 2018.

Dalam rapat tersebut DPR menyetujui angka Pendapatan Negara dalam APBN TA 2018 yang dipatok sebesar Rp1.894,7 triliun, yang terdiri dari Pendapatan Dalam Negeri sebesar Rp1.893,5 triliun dan Penerimaan Hibah sebesar Rp1.196,9 miliar. Pada Penerimaan Dalam Negeri sendiri dibagi dari Penerimaan Perpajakan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Untuk angka Penerimaan Perpajakan sendiri telah dipatok sebesar Rp1.618,0 triliun yang bersumber dari PPh Migas sebesar Rp38.134,1 miliar, PPh Nonmigas sebesar Rp816.999,4 miliar, PPN sebesar Rp541.801,1 miliar, PBB sebesar Rp17.369,1 miliar, Cukai sebesar Rp155.400,0 miliar, Pajak Lainnya sebesar Rp9.691,8 miliar, dan Pajak Perdagangan Internasional sebesar Rp38.700,0 miliar.

Baca juga: Ini Strategi Sri Mulyani Capai Target APBN 2018

Sedangkan untuk PNBP sebesar Rp275.428,0 miliar bersumber dari Penerimaan SDA Migas sebesar Rp80.349,0 miliar, Penerimaan SDA Nonmigas sebesar Rp23.325,8 miliar, PNBP Lainnya sebesar Rp83.753,1 miliar, dan Pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp43.304,6 miliar, serta Pendapatan Pemerintah dari Kekayaan Negara yang Dipisahkan sebesar Rp44.695,39 miliar.

“Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, perbaikan sistem perpajakan, dan extra effort maka pada tahun 2018 diperkirakan tax ratio dapat mencapai 10,9 persen,” ungkap Ketua Banggar Aziz Syamsuddin di Komplek DPR-MPR, Jakarta, Rabu , 25 Oktober 2017.

Sementara untuk anggaran belanja sendiri dipatok sebesar Rp 2.220,6 triliun yang terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp1.454,4 triliun dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp766.162,6 miliar. (*)

Suheriadi

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Menguat 3,39 Persen ke Level 7.207

Poin Penting IHSG menguat signifikan 3,39% ke level 7.207 pada sesi I, didorong sentimen positif… Read More

1 hour ago

Kemenkop dan MUI Kolaborasi Perkuat Ekonomi Umat lewat Koperasi Desa

Poin Penting Kemenkop dan MUI berkolaborasi untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui koperasi berbasis syariah.… Read More

2 hours ago

Purbaya Ungkap Alasan Tahan Harga BBM Subsidi demi Jaga Daya Beli

Poin Penting: Pemerintah menahan harga BBM subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat dan mencegah perlambatan… Read More

2 hours ago

Adira Finance Tebar Dividen Rp777,37 Miliar, Cek Jadwalnya

Poin Penting Adira Finance membagikan dividen Rp772,37 miliar (Rp630/saham) atau sekitar 50 persen dari laba… Read More

4 hours ago

Injeksi Likuiditas ke Bank Pelat Merah, Bank-bank Non-Himbara Kena Spillover Effect

Poin Penting Pemerintah menyiapkan injeksi likuiditas Rp100 triliun ke bank-bank Himbara untuk menjaga stabilitas sistem… Read More

4 hours ago

Viral Ribuan Motor Listrik untuk Operasional MBG, Purbaya: Tahun Lalu Kita Tolak!

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut usulan pengadaan motor listrik dan komputer untuk… Read More

4 hours ago