Jakarta– Staf Khusus Menko Perekonomian Raden Pardede menyatakan, Pemerintah tetap optimis ekonomi RI masih bisa pulih dan rebound menuju positif di akhir 2021 meski pandemi belum usai dan penyebaran varian covid-19 delta.
Raden mengatakan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memperkirakan perekonomian sepanjang 2021 akan tumbuh di kisaran 3,7% hingga 4,5%. Proyeksi tersebut lebih rendah dari yang sebelumnya ditetapkan oleh pemerintah yaitu di kisaran 4,3% hingga 5,3%.
“Ini menandakan ketidakpastian dan ketidakpastian ini kita pahami karena memang akibat dari penularan varian Delta serta akibat dari kedisiplinan kita yang berdampak kepada kenaikan kasus,” kata Raden melalui video conference diskusi Indef di Jakarta, Rabu 7 Juli 2021.
Dirinya meyakini penerapan PPKM darurat di Jawa dan Bali, serta pengetatan PPKM Mikro di luar Jawa dan Bali diharapkan bisa menahan laju penyebaran virus. Diketahui Berdasarkan data pemerintah pada Selasa (6/7) pukul 12.00 WIB, terjadi rekor penambahan kasus baru sebanyak 31.189 kasus baru Covid-19.
Sebagai informasi saja, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I-2021 masih mengalami kontraksi minus 0,74% setelah sebelumnya di sepanjang tahun 2020 sempat mengalami kontraksi minus 2,07%. (*)
Poin Penting OJK mencabut izin usaha PT Varia Intra Finance (VIF) melalui SK Anggota Dewan… Read More
Poin Penting Amartha buka peluang IPO di Bursa Efek Indonesia sebagai bagian dari strategi pengembangan… Read More
Poin Penting OJK menilai bank KBMI I (modal inti hingga Rp6 triliun) masih berpeluang memperkuat… Read More
Poin Penting Amartha menyalurkan pembiayaan Rp13,2 triliun pada 2025, tumbuh lebih dari 20% secara tahunan,… Read More
Poin Penting BNI–Siemens Indonesia menjalin kerja sama pembiayaan Rp300 miliar untuk proyek dan modal kerja… Read More
Poin Penting Tensi geopolitik mendorong aliran dana ke USD, membuat rupiah tetap rentan meski sempat… Read More