ori013 Kemenkeu
Jakarta–Pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan melakukan lelang penjualan Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang rupiah pada Selasa (29/3) minggu depan.
Seperti dikutip dari laman Kemenkeu, Kamis, 24 Maret 2016 menyebutkan, pemerintah menetapkan target indikatif yang akan dilelang sebesar Rp12 triliun, dengan jumlah target maksimal sebesar Rp18 triliun.
Sesuai keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, ada empat seri SUN yang akan dilelang. Pertama, seri Seri SPN12170302 (reopening) yang akan jatuh tempo pada 2 Maret 2017, pembayaran bunganya akan dilakukan secara diskonto.
Kedua, seri FR0056 (reopening), yang akan jatuh tempo pada 15 September 2026. Seri ini memiliki tingkat kupon sebesar 8,375%. Ketiga, seri FR0073 (reopening) yang akan jatuh tempo pada 15 Mei 2031, dengan tingkat kupon sebesar 8,75%.
Terakhir, seri FR0072 (reopening), yang akan jatuh tempo pada 15 Mei 2036, dengan tingkat kupon sebesar 8,25%.
Lelang akan dibuka pada 29 Maret 2016 pukul 10.00 WIB dan ditutup pada pukul 12.00 WIB. Hasil lelang akan diumumkan pada hari yang sama, sedangkan setelmen akan dilakukan pada 31 Maret 2016.
Lelang ini bersifat terbuka (open auction) dengan metode harga beragam (multiple price) yang akan dilakukan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting THR tidak hanya untuk konsumsi Lebaran, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk… Read More
Poin Penting Tugure menyalurkan 300 paket sembako melalui program Bakti Sosial Ramadhan 1447 H. Seluruh… Read More
Poin Penting Rupiah melemah di pembukaan perdagangan ke level Rp16.971 per dolar AS, turun 0,08… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian stagnan pada 16 Maret 2026. Harga… Read More
Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,54 persen ke level 7.098 pada awal perdagangan Senin (16/3).… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan pelemahan dengan level support 6.865–7.000 dan resistance 7.275–7.410. Sentimen negatif… Read More