Ilustrasi: Mulai 2024, vaksinasi Covid-19 akan berbayar/istimewa
Jakarta – Pemerintah mulai mempertimbangkan untuk vaksinasi Covid-19 tahap 3 yang menyasar masyarakat usia diatas 18 tahun. Meski saat ini baru dilaksanakan di DKI Jakarta, pemerintah berjanji akan segera melakukan hal serupa pada provinsi-provinsi lain sesuai dengan jadwal dan suplai vaksin yang ada.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengungkapkan, vaksinasi akan dilakukan secara bertahap mulai dari kelompok yang memiliki risiko yang tertinggi. Kelompok-kelompok tersebut antara lain, seperti warga lanjut usia (lansia), pra lansia, SDM kesehatan, dan petugas pelayanan publik.
“Kita punya target agar prioritas tercapai dulu karena itu adalah kelompok masyarakat berisiko. Usia di atas 18 tahun tentunya akan jadi target pemerintah dan akan divaksinasi sesuai dengan prioritas kelompok tersebut,” ujar Wiku pada keterangan pers virtualnya, di Jakarta.
Lebih lanjut, Kementerian Kesehatan menjelaskan alasan dimulainya vaksinasi tahap 3 di DKI Jakarta karena masih tersedianya alokasi vaksin yang akan memasuki masa kadaluarsa pada Juni 2021. Selain itu, besarnya animo masyarakat untuk vaksinasi dapat menambah kesuksesan program vaksinasi nasional.
Satgas Penanganan Covid-19 mengungkapkan bahwa pemerintah terus memperluas cakupan vaksinasi agar tercapai kekebalan kelompok di masyarakat. Kekebalan ini akan muncul jika sebesar 70% rakyat Indonesia sudah mendapatkan vaksin Covid-19. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More