Asian Development Bank Ramal Ekonomi Indonesia 5,3% di 2018
Jakarta–Pemerintah akan fokus menjaga ekonomi domestik agar mampu menjadi alternatif sumber pertumbuhan ekonomi, di tengah ketidakpastian global yang terjadi saat ini. Sumber-sumber utama dalam negeri seperti konsumsi, investasi dan belanja pemerintah, akan diupayakan menjadi faktor pendorong.
Pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, seperti dikutip dari laman Kemenkeu, di Jakarta, Rabu, 14 Mei 2017. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2017-2018 masih akan difokuskan untuk menjaga kondisi perekonomian domestik lebih kondusif.
“Untuk itu, ekonomi domestik haru dijaga supaya tetap bisa menjadi alternatif sumber pertumbuhan ekonomi dibandingkan dengan ketidakpastian yang terjadi dari luar,” ujar Menkeu.
Lebih lanjut Menkeu mengungapkan, dari sisi konsumsi, kebijakan yang akan diambil pemerintah adalah dengan menjaga daya beli masyarakat melalui inflasi yang rendah. Selain itu, pemerintah juga akan terus berupaya menjaga kelompok yang rentan dan miskin melalui belanja sosial.
Persiapan untuk beberapa kegiatan, seperti Asian Games dan Pemilu, juga diperkirakan dapat meningkatkan jumlah permintaan barang dan jasa. Pemerintah dalam hal ini akan menjaga fiscal policy-nya untuk menjaga momentum ini. Harapannya, hal tersebut untuk mendorong ekonomi nasional.
“Dari sisi strategi nanti kami sampaikan dari sisi kebijakan fiskal. Sedangkan untuk investasi, harapan kita untuk mendorong ekonomi adalah berasal dari yang sifatnya nonfiskal, yaitu perbankan capital market maupun dari capital inflow, dengan adanya kenaikan rating dari Indonesia maupun perbaikan dari sisi iklim investasi,” tutup dia. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More