News Update

Pemerintah Jaga Ekonomi Domestik Jadi Sumber Pertumbuhan

Jakarta–Pemerintah akan fokus menjaga ekonomi domestik agar mampu menjadi alternatif sumber pertumbuhan ekonomi, di tengah ketidakpastian global yang terjadi saat ini. Sumber-sumber utama dalam negeri seperti konsumsi, investasi dan belanja pemerintah, akan diupayakan menjadi faktor pendorong.

Pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, seperti dikutip dari laman Kemenkeu, di Jakarta, Rabu, 14 Mei 2017. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2017-2018 masih akan difokuskan untuk menjaga kondisi perekonomian domestik lebih kondusif.

“Untuk itu, ekonomi domestik haru dijaga supaya tetap bisa menjadi alternatif sumber pertumbuhan ekonomi dibandingkan dengan ketidakpastian yang terjadi dari luar,” ujar Menkeu.

Lebih lanjut Menkeu mengungapkan, dari sisi konsumsi, kebijakan yang akan diambil pemerintah adalah dengan menjaga daya beli masyarakat melalui inflasi yang rendah. Selain itu, pemerintah juga akan terus berupaya menjaga kelompok yang rentan dan miskin melalui belanja sosial.

Persiapan untuk beberapa kegiatan, seperti Asian Games dan Pemilu, juga diperkirakan dapat meningkatkan jumlah permintaan barang dan jasa. Pemerintah dalam hal ini akan menjaga fiscal policy-nya untuk menjaga momentum ini. Harapannya, hal tersebut untuk mendorong ekonomi nasional.

“Dari sisi strategi nanti kami sampaikan dari sisi kebijakan fiskal. Sedangkan untuk investasi, harapan kita untuk mendorong ekonomi adalah berasal dari yang sifatnya nonfiskal, yaitu perbankan capital market maupun dari capital inflow, dengan adanya kenaikan rating dari Indonesia maupun perbaikan dari sisi iklim investasi,” tutup dia. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

3 mins ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

19 mins ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

31 mins ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

3 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

4 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

5 hours ago