Menteri Keuangan Sri Mulyani saat doorstop. (Foto: Infobank)
Jakarta — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai, kondisi pertumbuhan ekonomi pada tahun ini lebih didorong dari nilai investasi maupun ekspor. Oleh karena itu pemerintah terus menjaga iklim investasi melalui regulasi yang lebih baik dan memudahkan investor.
“Fokus pemerintah ialah menjaga dengan memperbaiki iklim investasi dan itu menunjukkan konfirmasi positif apresiasi,” ungkap Sri Mulyani pada seminar Political Economy Outlook 2018 di Shangri-La hotel Jakarta, Rabu, 22 November 2017.
Dirinya mengaku cukup optimistis dengan pertumbuhan angka investasi maupun ekspor pada tahun mendatang. Terlebih bank dunia telah memproyeksikan angka ekspor dan investasi nasional yang terus tumbuh.
“Dari sisi ekspor outlook diterbitkan lembaga keuangan besar seperti IMF World Bank, outlook ekspor memang jauh lebih tinggi 3,7 persen. Ini menjelaskan kenapa ekspor menunjukkan pemulihan di mana ekspor kita telah tumbuh 17 persen,” kata Sri Mulyani. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More